IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan BUVA, ICBP, KLBF, dan VKTR
digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki peluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (10/7/2026). Tim Analis MNC Sekuritas memproyeksikan indeks berpotensi menguji area 6.083–6.203, meski investor tetap diminta mewaspadai potensi koreksi jangka pendek.
Baca Juga:
Secara teknikal, MNC Sekuritas menilai posisi IHSG saat ini masih berada pada fase wave b dari wave (b) dari wave [iv] dalam skenario utama, sehingga ruang penguatan masih terbuka.
"IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji area 6.083–6.203. Namun investor perlu mencermati potensi koreksi menuju kisaran 5.752–5.797," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada di 5.486 dan 5.317, sedangkan level resistance berada di 6.007 dan 6.286.
Rekomendasi Saham Hari Ini
MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan Jumat, yakni:Baca Juga:
- BUVA
- ICBP
- KLBF
- VKTR
Asing Borong Saham Nikel dan Perbankan
Penguatan IHSG pada perdagangan sebelumnya turut ditopang aksi beli investor asing di sejumlah saham sektor nikel, perbankan, dan energi. Meski demikian, secara keseluruhan investor asing masih membukukan jual bersih (net sell) sebesar Rp259,36 miliar di seluruh pasar.Berdasarkan data IPOT, saham yang mencatatkan pembelian bersih terbesar oleh investor asing meliputi:
- Merdeka Battery Materials (MBMA) sebesar Rp257,3 miliar.
- Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp87,5 miliar.
- Bank Central Asia (BBCA) sebesar Rp47,1 miliar.
Baca Juga:
- Rukun Raharja (RAJA) sebesar Rp40,5 miliar.
- Darma Henwa (DEWA) sebesar Rp40,5 miliar.
Sejumlah Saham Masih Dilepas Investor Asing
Di sisi lain, investor asing masih melakukan aksi distribusi pada beberapa saham berkapitalisasi besar.Saham yang mencatatkan nilai jual bersih terbesar antara lain:
- Bintang Mitra Semestaraya (BMSR) sebesar Rp193,2 miliar.
- Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp191,4 miliar.
- Mitra Adiperkasa (MAPI) sebesar Rp129,9 miliar.
- Astra International (ASII) sebesar Rp51,6 miliar.
- Bukalapak.com (BUKA) sebesar Rp44 miliar.
Baca Juga:
Disclaimer: Informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Seluruh keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
IHSG Berpeluang Rebound ke Level 6.203, AKRA, ESSA, MEDC, dan DEWA Jadi Sorotan Analis
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, AADI, BKSL, INCO, dan PTRO Masuk Rekomendasi Analis
IHSG Ditutup Menguat ke 5.916, AKRA, BBRI, dan BUMI Pimpin Penguatan
IHSG Diprediksi Masih Rawan Koreksi pada Senin, Ini Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas
IHSG Menguat ke Level 5.744, Saham Bank Jumbo Jadi Penopang Utama