Selasa, 09 Juni 2026

Buruh di NTT Sampaikan Aspirasi Langsung ke Pemerintah dan Institusi Terkait

Imanuel Lodja - Kamis, 01 Mei 2025 18:04 WIB
Buruh di NTT Sampaikan Aspirasi Langsung ke Pemerintah dan Institusi Terkait
ist
Buruh di NTT Sampaikan Aspirasi Langsung ke Pemerintah dan Institusi Terkait

digtara.com - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar MayDay Fiesta 2025 memperingati Hari Buruh di lapangan hitam Polda NTT, Kamis (1/5/2025).

Baca Juga:

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pekerja dan buruh untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan tuntutan secara langsung kepada pihak kepolisian, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

Kapolda NTT Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pengurus dan anggota Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).

Ia menegaskan bahwa forum tersebut untuk membangun komunikasi terbuka dan menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan secara damai dan bermartabat.

"Kita hadir di sini bukan untuk saling menyalahkan, tapi untuk saling mendengar dan mencari solusi. Semoga pertemuan ini menjadi berkat dan jawaban atas persoalan yang ada," ujar Kapolda dalam sambutannya.

Acara yang berlangsung sejak pagi hingga siang ini dihadiri berbagai pejabat penting, antara lain Danlanud Eltari Kupang, Danlantamal VII Kupang, Wakapolda NTT, perwakilan Korem 161/WS, Kabinda NTT, Sekda Provinsi NTT, Wakajati NTT, Kepala BPJS, KSOP, perwakilan APINDO, serta para pemimpin serikat pekerja.

Dalam sesi diskusi, berbagai keluhan mencuat dari para perwakilan buruh. Mulai dari pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak, diskriminasi dalam proses seleksi P3K, keterlambatan pembayaran hak, hingga tidak adanya perlindungan BPJS bagi sejumlah pekerja.

Keluhan juga datang dari sopir taksi pelabuhan, guru honorer, tenaga medis sukarela, serta pekerja sektor pendidikan dan transportasi.

Perwakilan buruh juga menyampaikan kekecewaan atas ketidakhadiran Gubernur NTT, Walikota Kupang, dan DPRD setempat.

"Kami merasa diabaikan, padahal kami membawa suara ribuan pekerja," ujar Daud Mboi, Ketua SBSI NTT.

Menanggapi hal ini, Kapolda NTT berjanji akan menindaklanjuti setiap laporan yang diterima.

Ia meminta agar data dan dokumen resmi segera diserahkan agar dapat difasilitasi dengan instansi terkait.

"Kami tidak bisa menyelesaikan masalah jika hanya berdasarkan asumsi. Fakta dan data yang akurat sangat diperlukan. Dan apabila ada oknum Polri yang menyalahgunakan kewenangannya, silakan laporkan langsung kepada saya," tegas Kapolda.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Lagi, Warga Nagekeo-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Lagi, Warga Nagekeo-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Siswa SMP Negeri 3 Kupang Diingatkan Bahaya Rokok, Narkoba Dan Miras

Siswa SMP Negeri 3 Kupang Diingatkan Bahaya Rokok, Narkoba Dan Miras

Pulang Kegiatan Rohani, Bocah Perempuan di Lembata Dicabuli Pria Lansia

Pulang Kegiatan Rohani, Bocah Perempuan di Lembata Dicabuli Pria Lansia

Jadi Tersangka Pencabulan Penumpang Perempuan, Sopir Mobil Travel di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Jadi Tersangka Pencabulan Penumpang Perempuan, Sopir Mobil Travel di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Rekrutmen Akpol 2026 Dengan Prinsip BeTAH, Polda NTT Pastikan Seleksi Bersih dan Humanis

Rekrutmen Akpol 2026 Dengan Prinsip BeTAH, Polda NTT Pastikan Seleksi Bersih dan Humanis

Tersangka Pengeroyokan dan Penikaman di Kabupaten TTU Dilimpahkan Ke Kejaksaan

Tersangka Pengeroyokan dan Penikaman di Kabupaten TTU Dilimpahkan Ke Kejaksaan

Komentar
Berita Terbaru