Jumat, 11 September 2026

Meninggal di Jakarta, Jenazah Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Akan Diterbangkan ke Kupang

Imanuel Lodja - Jumat, 04 April 2025 16:47 WIB
Meninggal di Jakarta, Jenazah Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Akan Diterbangkan ke Kupang
ist
Meninggal di Jakarta, Jenazah Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Akan Diterbangkan ke Kupang

Yan Kiri menambahkan, penyakit yang diderita mendiang Mgr. Petrus Turang ada diabetes dan jantung, bahkan terpasang tiga ring di jantungnya sejak beberapa tahun yang lalu.

Baca Juga:

"Sebelum dirawat di Jakarta, bapak Uskup sempat dirawat juga di Manado dan Singapura dan sempat pulih dan akhirnya masuk ICU. Beliau meninggal dalam umur 78 tahun," tutupnya.

Mgr. Petrus Turang ditahbiskan menjadi imam diosesan Keuskupan Manado pada 18 Desember 1974.

Ia sempat memegang jabatan sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Selama memegang jabatan tersebut, ia ditunjuk sebagai Uskup Agung Koajutor Keuskupan Agung Kupang pada 21 April 1997.

Ia ditahbiskan menjadi Uskup Aguny Kupang pada 27 Juli 1997 di arena promosi hasil kerajinan tangan Rakyat NTT, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Kelapa Lima, Kupang.

Uskup Agung Jakarta, Kardinal Julius Darmaatmadja S.J. bertindak sebagai Penahbis Utama, dengan didampingi oleh Pro-Nuncio Apostolik untuk Indonesia yang bergelar Uskup Agung Tituler Bellicastrum, Pietro Sambi dan Uskup Agung Kupang saat itu, Gregorius Manteiro, SVD.

Seiring dengan wafatnya Uskup Agung Manteiro, Mgr. Petrus Turang secara otomatis meneruskan jabatan sebagai Uskup Agung Kupang sejak 10 Oktober 1997.

Ia menjadi Penahbis Pendamping bagi Mgr. Alberto Ricardo da Silva sebagai Uskup Dili pada 2 Mei 2004 dan bagi Mgr. Dominikus Saku sebagai Uskup Atambua pada 21 September 2007.

Mgr. Petrus Turang sempat dikecam terkait aksinya saat menegur seorang imam, yakni R.D. Yohanes Subani, yang merupakan pendidik dan pengajar di Seminari Tinggi Santo Michael, Penfui, Kupang, yang tidak mencium cincin uskup.

Kejadian ini berlangsung pada 10 Januari 2013 setelah perayaan natal bersama di Gereja Katedral Kupang.

Hal ini juga berujung pada adanya surat terbuka yang ditujukan kepada Ketua KWI dan Nuncio Apostolik.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Perempuan Calo Casis Bintara TNI AD di Kupang Tipu Warga Hingga Ratusan Juta Rupiah

Perempuan Calo Casis Bintara TNI AD di Kupang Tipu Warga Hingga Ratusan Juta Rupiah

Polresta Kupang Kota Dapat Dua Penghargaan WBK Dan Penghargaan Pelayanan Prima

Polresta Kupang Kota Dapat Dua Penghargaan WBK Dan Penghargaan Pelayanan Prima

Sempat Berkelahi, Pasutri di Alak-Kupang Berdamai di Kantor Polisi

Sempat Berkelahi, Pasutri di Alak-Kupang Berdamai di Kantor Polisi

Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia

Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia

Delapan Bulan Terakhir, 28 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kupang

Delapan Bulan Terakhir, 28 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kupang

Komentar
Berita Terbaru