Sabtu, 24 Januari 2026

Baru Terpakai Dua Tahun, Plafon Sejumlah Ruangan SDN I Naioni Kupang Roboh

Imanuel Lodja - Sabtu, 18 Januari 2025 12:10 WIB
Baru Terpakai Dua Tahun, Plafon Sejumlah Ruangan  SDN I Naioni Kupang Roboh
istimewa
Baru Terpakai Dua Tahun, Plafon Sejumlah Ruangan SDN I Naioni Kupang Roboh

digtara.com - Plafon pada tujuh ruangan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) I Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT roboh.

Baca Juga:

Padahal, sekolah yang terletak di RT 20, RW 09, Kelurahan Naioni ini baru dikerjakan pada tahun 2022 lalu.

Perbaikan sekolah ini dikerjakan oleh Kementerian PUPR pada 2022 setelah bencana siklon tropis Seroja dan serah terimanya dilakukan pada 21 Maret 2022.

Beruntung saat kejadian siswa dan guru sedang tidak berada di kelas. Namun guru dan siswa mengaku ketakutan.

Total ada tujuh ruangan di sekolah tersebut yang plafonnya roboh.

"Kejadiannya saat kami sudah pulang sekolah," ujar Wakil Kepala Sekolah SDN I Naioni, Yustus Nenotek, di ruang kerjanya, Jumat (17/1/2025).

Ia mengaku plafon di sekolah yang roboh itu terjadi di ruangan kelas 1-6 dan perpustakaan.

Peristiwa robohnya plafon di kelas 6, itu terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 Wita.

Beruntung, saat kejadian tersebut belum ada aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) sehinggga tidak ada dampak buruk terhadap guru maupun siswa.

Material plafon yang roboh pun sudah dibersihkan oleh siswanya.

Yustus menyebutkan guru dan siswanya sering meninggalkan ruangan yang masih ada plafon agar menghindari kejadian yang fatal.

"Saat ini ruangan yang plafonnya belum roboh tersisa tiga (ruangan) saja. Jadi dalam sepekan pasti dua ruangan yang plafon-plafonnya roboh," jelas guru mata pelajaran PJOK itu.

Penyebab robohnya plafon di sekolah itu diduga karena cuaca buruk seperti hujan dan embun.

Semua plafon tersebut berbahan gypsum yang tidak tahan terhadap kelembaban.

Yustus sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Kupang untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya.

"Kami sudah laporkan ke dinas (Disdikbud) Kota Kupang, tapi kami tidak tahu langkah selanjutnya seperti apa. Namun untuk aktivitas mengajar terhadap 123 siswa di sekolah kami saat ini berjalan lancar seperti biasanya," tandas Yustus.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Karyawan Rumah Makan Teluk Rasa Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Karyawan Rumah Makan Teluk Rasa Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas

Polres Kupang Segera Punya Gedung Reskrim dan PPA Yang Baru

Polres Kupang Segera Punya Gedung Reskrim dan PPA Yang Baru

Komentar
Berita Terbaru