Bahagianya Anak-anak Pengungsi di Posko Konga Dihibur Polwan Polres Flores Timur
Baca Juga:
Anak-anak pengungsi di posko tersebut, yang selama ini dilingkupi perasaan cemas dan panik akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, bergembira dalam kegiatan trauma healing yang dipandu oleh personel Polwan Polres Flotim.
Kegiatan ini membawa tawa dan kebahagiaan tidak hanya bagi anak-anak usia TK, SD, hingga SMP, tetapi juga melibatkan para orang tua yang turut larut dalam kegembiraan.
Melalui aktivitas seperti bermain bersama, bernyanyi, menari, bercerita, berpuisi, hingga kuis dan game, perasaan traumatis mereka perlahan mencair.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Ariasandy menekankan pentingnya trauma healing bagi anak-anak pengungsi.
"Trauma healing sangat penting dilakukan bagi anak-anak pengungsi, sehingga mereka tetap memiliki semangat meskipun berada di lokasi pengungsian," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang terdampak erupsi.
"Kami hadir sebagai wujud kepedulian Polri terhadap anak-anak yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dengan memberikan penghiburan melalui sarana bermain, interaksi untuk menguatkan mental mereka, serta memberikan bingkisan, edukasi, dan himbauan," kata Kabid Humas.
Selain mengadakan trauma healing, Polda NTT bersama berbagai relawan juga terus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban erupsi. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka, terutama bagi anak-anak yang paling rentan terhadap dampak psikologis bencana.
Keamanan Mulai Kondusif Pasca Kerusuhan Warga di Adonara, Warga Kembali Serahkan Senpira dan Sajam ke Polisi
Warga Dusun Bele-Flores Timur Kembali Serahkan Senpira, Sajam dan Amunisi
Polres Flores Timur, Kupang Kota dan Malaka Jadi Polres Paling Aktif dan Inovatif Kelola Informasi Publik
Tokoh Adat dan Masyarakat di Flores Timur Kembali Serahkan Puluhan Senpira
Warga Masyarakat Flores Timur Sukarela Serahkan Puluhan Senpira ke Polisi