16 Orang Jadi Tersangka Pembakaran Rumah di Adonara Barat, Lima Diantaranya DPO
Para tersangka sudah diamankan dan ditahan dalam sel Polres Flores Timur untuk menunggu proses hukum lebih lanjut.
Baca Juga:
Kapolres menegaskan kalau pihaknya terus mendalami otak di balik pembakaran puluhan rumah yang membuat ratusan orang kehilangan tempat tinggal.
H+2 pasca insiden ini, kondisi di Desa Bugalima dan Desa Wureh mulai kondusif.
Namun, sejumlah anggota polisi dan tentara berjaga-jaga.
Anggota polisi yang lain dan apolwan memberikan trauma healing bagi anak-anak sekolah. Mereka diajak bernyanyi di tepi pantai.
Bentrokan itu tak hanya menyisakan puing tempat tinggal. Ternak-ternak warga juga banyak yang mati. Diduga, ternak warga itu sengaja dibunuh oleh para pelaku penyerangan.
Peristiwa ini mengakibatkan ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal. Sebanyak 36 kepala keluarga (KK) dengan 120 jiwa asal Desa Bugalima mengungsi ke desa tetangga, Desa Wureh.
Sementara warga lain mengungsi ke daratan Flores, yakni Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur.
Akhiri Konflik, Warga Adonara-Flores Timur Teken Komitmen Bersama Atas Konflik Komunal
Ratusan Senjata Diamankan Pasca Konflik Warga Adonara, Polisi Masih Tetap Siaga
Dua Pelaku Pembunuhan di Sumba Barat Daya Diamankan, Satu Buron Dan DPO
Keamanan Mulai Kondusif Pasca Kerusuhan Warga di Adonara, Warga Kembali Serahkan Senpira dan Sajam ke Polisi
Kuasa Hukum Bantah MFR Berstatus DPO, Terpidana Disebut Kooperatif dan Serahkan Diri