Sabtu, 28 Februari 2026

Disaksikan JPU, Anak dan Kerabat, ASN Satpol PP NTT Pembunuh Istri Peragakan 35 Adegan

Imanuel Lodja - Senin, 23 September 2024 09:10 WIB
Disaksikan JPU, Anak dan Kerabat, ASN Satpol PP NTT Pembunuh Istri Peragakan 35 Adegan
ist
Disaksikan JPU, Anak dan Kerabat, ASN Satpol PP NTT Pembunuh Istri Peragakan 35 Adegan

digtara.com - Penyidik Satreskrim Polresta Kupang Kota menggelar reka ulang atau rekonstruksi kasus penganiayaan berat yang dilakukan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) provinsi NTT terhadap istrinya yang juga ASN pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT hingga korban meninggal dunia.

Baca Juga:

Demi alasan keamanan, reka ulang digelar akhir pekan lalu di halaman belakang Mapolresta Kupang Kota.

Reka ulang dipimpin Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan R.J.H Manurung.

Seluruh proses disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Kupang, kedua anak tersangka dan korban, para saksi, keluarga, rekan kerja, tetangga, kerabat dan masyarakat yang ikut prihatin atas kasus tersebut.

Pihak kepolisian menghadirkan tersangka Albert Solo yang melakonkan 35 adegan menganiaya istrinya Josefina Maria Mey hingga sekarat dan meninggal dunia.

Reka ulang atas kasus yang terjadi pada 12 Agustus 2024 lalu itu, dilakukan guna melengkapi berkas perkara untuk segera disidangkan.

Rekonstruksi yang dijaga aparat kepolisian memperlihatkan secara detail aksi tersangka menganiaya istrinya hingga sekarat.

Dalam reka tersebut diperagakan saat korban yang baru pulang dari tempat kerja menggunakan jasa ojek online, dijemput oleh tersangka yang telah menunggu dengan kondisi mabuk minuman keras.

Korban yang tiba di depan rumah langsung ditampar hingga terjatuh.

Lalu, tersangka yang sudah gelap mata terus memukul wajah korban hingga terbaring, kemudian ia menendang dan menginjak tubuh korban secara berulang kali.

Akhirnya korban tidak sadarkan diri karena sekarat dan dibawa oleh tetangganya ke rumah sakit.

Korban sempat dirawat dua hari di rumah sakit Leona Kupang, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh dokter yang menanganinya.

Kapolresta Kupang Kota mengatakan, penyidik reskrim telah melakukan seluruh tahapan penyelidikan dan penyidikan, dan kini menggelar rekonstruksi, guna melengkapi berkas perkara.

"Saya ingin masyarakat mendapat keadilan, rasa aman dan nyaman, maka kami telah bekerjasama secara profesional dengan memeriksa para saksi di TKP, dan melakukan reka ulang adegan ini," ungkap Kapolresta.

Reka adegan ini berdasarkan kejadian yang sebenarnya terjadi berdasarkan keterangan saksi-saksi, dan harapannya kasus ini bisa menjadi terang.

"Terima kasih atas kerjasama keluarga dan masyarakat yang hadir serta menyaksikan seluruh adegan tadi, agar menjadi jelas perbuatan dan unsur pidana yang dilakukan oleh tersangka," pungkas Kombes Aldinan Manurung.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sejumlah ASN di Kabupaten Lembata Disanksi, Empat Orang Dipecat

Sejumlah ASN di Kabupaten Lembata Disanksi, Empat Orang Dipecat

Gaji ASN di Kabupaten Kupang Terlambat Dibayar Karena Perampingan OPD

Gaji ASN di Kabupaten Kupang Terlambat Dibayar Karena Perampingan OPD

Tersangka dan Barang Bukti Kasus Kekerasan Seksual Diserahkan Polres Rote Ndao ke Kejaksaan

Tersangka dan Barang Bukti Kasus Kekerasan Seksual Diserahkan Polres Rote Ndao ke Kejaksaan

Jadi Korban Penyalahgunaan Narkoba, ASN P3K Pemkab Sikka Bakal Direhabilitasi

Jadi Korban Penyalahgunaan Narkoba, ASN P3K Pemkab Sikka Bakal Direhabilitasi

Tes Urine Positif, ASN P3K Sikka Sudah Dua Kali Pesan Narkoba dari Makassar dan Mengaku Untuk Konsumsi Sendiri

Tes Urine Positif, ASN P3K Sikka Sudah Dua Kali Pesan Narkoba dari Makassar dan Mengaku Untuk Konsumsi Sendiri

Dua Tersangka Tenggelamnya KM Putri Sarinah Dijerat Pasal Berlapis, Polisi Limpahkan Berkas Perkara Tahap 1 ke JPU

Dua Tersangka Tenggelamnya KM Putri Sarinah Dijerat Pasal Berlapis, Polisi Limpahkan Berkas Perkara Tahap 1 ke JPU

Komentar
Berita Terbaru