IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami
digtara.com -Yusnita Bete (41), ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Malaka, NTT melahirkan bayi nya dalam kondisi tangan kiri terluka parah.
Baca Juga:
Warga Dusun Raisikun 1, RT 002/RW 001, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, NTT ini ditebas dengan parang oleh suaminya, IL alias Ignas alias Nasuluan (41).
Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini terjadi di rumah korban dan pelaku di kampung Aslot, Dusun Raisikun 1, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka sekitar pukul 17.30 Wita.
Baca Juga:Diperoleh informasi kalau saat itu korban merasakan sakit pada perut sebagai penanda segera melahirkan.
Dalam kondisi kesakitan, korban meminta suaminya (pelaku) untuk segera mengantarnya ke Puskesmas atau rumah sakit.
Pelaku yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pengepul buah pisang kemudian diantar dengan mobil truck ke Kota Kupang untuk dijual kebetulan baru pulang dan masuk rumah dalam keadaan sangat lelah.
Pelaku malah meminta istrinya agar ke rumah sakit keesokan harinya. Ia beralasan masih sangat lelah usai mengantar pisang ke Kota Kupang.
Namun sang istri yang kesakitan terus mengomeli dan mendesak pelaku segera membawanya ke rumah sakit
Baca Juga:Dalam keadaan emosi, secara spontan pelaku mengambil parang menebas istrinya.
Korban pun berusaha menyelamatkan diri dengan cara menangkis dengan tangan kiri.
Akibatnya, korban mengalami luka parah pada tangan kiri dan mengeluarkan banyak darah.
Anggota TNI AD langsung datang melerai pelaku, kemudian membawa korban ke Puskesmas Namfalus Motamasin.
Baca Juga:
Silaturahmi Dengan Jemaat GBI Pondok Daud, Kapolresta Kupang Kota Beri Sejumlah Pesan Kamtibmas
Komunitas Katolik Polresta Kupang Kota Bantu Pembangunan Gereja Stasi HKY Beumopu
Pemuda di Oesapa-Kupang Ditemukan Meninggal Gantung Diri Dalam Dapur
Bupati Sabu Raijua Dipolisikan Warganya
Pria Mabuk Miras di Kupang Aniaya Adik dan Ayah Kandung