Senin, 19 Oktober 2026

IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami

Imanuel Lodja - Sabtu, 28 Februari 2026 14:38 WIB
IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami
ist
IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami

digtara.com -Yusnita Bete (41), ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Malaka, NTT melahirkan bayi nya dalam kondisi tangan kiri terluka parah.

Baca Juga:

Bayi yang dlahirkan dalam kondisi sehat. Yusnita harus menjalani dua operasi pada Jumat (27/2/2026) yakni operai cesar untuk melahirkan dan operasi untuk menjahit luka menganga pada tangan kirinya.

Warga Dusun Raisikun 1, RT 002/RW 001, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, NTT ini ditebas dengan parang oleh suaminya, IL alias Ignas alias Nasuluan (41).

Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini terjadi di rumah korban dan pelaku di kampung Aslot, Dusun Raisikun 1, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka sekitar pukul 17.30 Wita.

Baca Juga:
Diperoleh informasi kalau saat itu korban merasakan sakit pada perut sebagai penanda segera melahirkan.

Dalam kondisi kesakitan, korban meminta suaminya (pelaku) untuk segera mengantarnya ke Puskesmas atau rumah sakit.

Pelaku yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pengepul buah pisang kemudian diantar dengan mobil truck ke Kota Kupang untuk dijual kebetulan baru pulang dan masuk rumah dalam keadaan sangat lelah.

Ia sempat menolak permintaan sang istri untuk diantar ke RSUPP Betun, Kabupaten Malaka karena masih lelah.

Pelaku malah meminta istrinya agar ke rumah sakit keesokan harinya. Ia beralasan masih sangat lelah usai mengantar pisang ke Kota Kupang.

Namun sang istri yang kesakitan terus mengomeli dan mendesak pelaku segera membawanya ke rumah sakit

Baca Juga:
Dalam keadaan emosi, secara spontan pelaku mengambil parang menebas istrinya.

Korban pun berusaha menyelamatkan diri dengan cara menangkis dengan tangan kiri.

Akibatnya, korban mengalami luka parah pada tangan kiri dan mengeluarkan banyak darah.

Usai ditebas pelaku dengan parang, korban sempat lari menyelamatkan diri ke Pos Pam Tas TNI AD yng berada di dekat rumah mereka.

Anggota TNI AD langsung datang melerai pelaku, kemudian membawa korban ke Puskesmas Namfalus Motamasin.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Silaturahmi Dengan Jemaat GBI Pondok Daud, Kapolresta Kupang Kota Beri Sejumlah Pesan Kamtibmas

Silaturahmi Dengan Jemaat GBI Pondok Daud, Kapolresta Kupang Kota Beri Sejumlah Pesan Kamtibmas

Komunitas Katolik Polresta Kupang Kota Bantu Pembangunan Gereja Stasi HKY Beumopu

Komunitas Katolik Polresta Kupang Kota Bantu Pembangunan Gereja Stasi HKY Beumopu

Pemuda di Oesapa-Kupang Ditemukan Meninggal Gantung Diri Dalam Dapur

Pemuda di Oesapa-Kupang Ditemukan Meninggal Gantung Diri Dalam Dapur

Bupati Sabu Raijua Dipolisikan Warganya

Bupati Sabu Raijua Dipolisikan Warganya

Pria Mabuk Miras di Kupang Aniaya Adik dan Ayah Kandung

Pria Mabuk Miras di Kupang Aniaya Adik dan Ayah Kandung

Petani di Alor Dibacok Dua Pria Bersepeda Motor

Petani di Alor Dibacok Dua Pria Bersepeda Motor

Komentar
Berita Terbaru