Polres Manggarai Barat Gelar Operasi Golo Koe Turangga 2024 untuk Sukseskan Festival Religi
Ia menilai pelaksanaan Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara mampu mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Manggarai Barat, baik wisata bahari maupun wisata religi.
Baca Juga:
- Jadi Kehormatan Jalani Misi Kemanusiaan di Flores, Tim Slog Polri Bahagia Layani Warga Korban Gempa
- The Kaldera Festival 2026 di Danau Toba, Saat Seni dan Budaya Jadi Magnet Wisata
- 25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
"Dengan adanya acara ini, menunjukkan ke wisatawan nusantara maupun mancanegara bahwa Labuan Bajo bukan hanya ada wisata bahari saja namun terdapat wisata religi sehingga dapat memberikan daya tarik tersendiri," tuturnya.
"Kegiatan ini juga meningkatkan kunjungan para wisatawan sehingga menumbuhkan perekonomian masyarakat Manggarai Barat terlebih khusus untuk pelaku UMKM," tambahnya.
Mantan Danyon A Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob Polri ini menyebutkan peserta Festival Golo Koe juga berasal dari berbagai daerah, suku, ras maupun agama sehingga menandakan bahwa Labuan Bajo merupakan kota Bhinneka Tunggal Ika.
"Festival ini ingin merangkul semua anak bangsa dari pelbagai suku, bahasa, dan agama untuk mewujudkan harmoni seluruh alam ciptaan, antara ciptaan dan Sang Khalik, kesejahteraan umum dan pedagogi pelestarian lingkungan hidup," sebutnya.
Jadi Kehormatan Jalani Misi Kemanusiaan di Flores, Tim Slog Polri Bahagia Layani Warga Korban Gempa
The Kaldera Festival 2026 di Danau Toba, Saat Seni dan Budaya Jadi Magnet Wisata
25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online
Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian