Kamis, 30 Juli 2026

Mahasiswi Pembuang Bayi Jadi Saksi, Pacar Jadi Tersangka dan Ditahan Polisi

Imanuel Lodja - Senin, 01 Juli 2024 08:56 WIB
Mahasiswi Pembuang Bayi Jadi Saksi, Pacar Jadi Tersangka dan Ditahan Polisi
ilustrasi.
Mahasiswi Pembuang Bayi Jadi Saksi, Pacar Jadi Tersangka dan Ditahan Polisi

digtara.com - TAF alias Estin, mahasiswi Universitas Flores, Ende-NTT sudah diperiksa penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Ende.

Baca Juga:

Usai diperiksa, Estin yang membuang bayi hasil hubungan gelap dengan sang pacar hanya dijadikan saksi.

"Yang bersangkutan (Estin) statusnya masih sebagai saksi," ujar Kasat Reskrim Polres Ende, AKP Cecep Ibnu Ahmadi, SIK SH MH yang dikonfirmasi, Senin (1/7/2024).

Namun penyidik langsung menahan SML alias Rian yang juga pacar Estin sejak pekan lalu.

"Rian sudah ditahan dan dilakukan proses penyidikan," tandas Kasat Reskrim Polres Ende. Ia ditahan di sel Polres Ende pasca menjalani pemeriksaan oleh penyidik unit PPA Polres Ende.

Polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini. Estin dan Rian sendiri mengakui perbuatannya.

Kedua pelaku terpaksa membuang bayi nya karena takut dengan orang tua mereka yang tidak mengetahui bahwa mereka sudah mempunyai anak.

Apalagi Estin dan Rian masih berstatus sebagai mahasiswa dan masih mau melanjutkan kuliah mereka.

TAF alias Estin dan pacarnya SML alias Rian diamankan polisi dari Satuan Reskrim Polres Ende, Rabu (26/6/2024).

Pasangan mahasiswi dan mahasiswa di Kabupaten Ende, NTT ini diamankan di tempat kos baru di belakang kampus 1 Universitas Flores (Uniflor) di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, NTT.

Keduanya menelantarkan bayi perempuan yang dilahirkan Estin pada Jumat (14/6/2024) lalu di Puskesmas Onekore, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende.

"Kedua pelaku membuang bayi mereka yang baru berusia 12 hari di depan Kapela Panti Asuhan Naungan Kasih Ende karena takut dengan orang tua mereka," ujar Kasat Reskrim.

Jumat (14/6/2024) malam sekitar pukul 19.00 Wita, Estin melahirkan seorang bayi perempuan di Puskesmas Onekore.

Pada saat melahirkan, Estin didampingi oleh pelaku Rian yang adalah ayah biologis dari anak tersebut dan juga pacar Estin.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Desa Di Sumba Tengah Dilatih Pola Asuh Balita Cegah Stunting Dan Pertolongan Pertama Psikoligis

Warga Desa Di Sumba Tengah Dilatih Pola Asuh Balita Cegah Stunting Dan Pertolongan Pertama Psikoligis

Polres Manggarai Barat Intensifkan Pengamanan Pasca Bentrok Warga

Polres Manggarai Barat Intensifkan Pengamanan Pasca Bentrok Warga

Dua Kelompok Massa di Manggarai Barat Bentrok Soal Sengketa Lahan

Dua Kelompok Massa di Manggarai Barat Bentrok Soal Sengketa Lahan

Cuaca Ekstrim Hingga Suhu 7 Derajat Diduga Picu Kematian Mendadak Puluhan Sapi Milik Warga TTS

Cuaca Ekstrim Hingga Suhu 7 Derajat Diduga Picu Kematian Mendadak Puluhan Sapi Milik Warga TTS

BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan

BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan

Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Tekankan Integritas dan Profesionalisme Saat Lantik Pejabat Struktural Dan Fungsional

Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Tekankan Integritas dan Profesionalisme Saat Lantik Pejabat Struktural Dan Fungsional

Komentar
Berita Terbaru