Jumat, 28 Agustus 2026

Kapolda NTT Minta Sinergitas TNI-Polri di Sumba Timur Jelang Pilkada Ditingkatkan

Imanuel Lodja - Jumat, 31 Mei 2024 08:49 WIB
Kapolda NTT Minta Sinergitas TNI-Polri di Sumba Timur Jelang Pilkada Ditingkatkan
istimewa
Kapolda NTT Minta Sinergitas TNI-Polri di Sumba Timur Jelang Pilkada Ditingkatkan

digtara.com - Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga bertatap muka dengan anggota TNI dan Polri yang bertugas di Kabupaten Sumba Timur, Rabu 29 Mei 2024.

Baca Juga:

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Nasional Waingapu, Kapolda NTT menekankan pentingnya sinergitas antara TNI dan Polri, terutama menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Kapolda NTT mengibaratkan hubungan TNI-Polri seperti sepasang sepatu yang berbeda tetapi tidak bisa dipisahkan.

"TNI dan Polri seperti sepasang sepatu yang berbeda kiri dan kanan tapi tidak bisa dipisahkan," ucap Kapolda NTT.

Ia menambahkan, Polri tidak bisa menjadi TNI begitu pula sebaliknya.

"Seperti sepatu kanan yang tidak bisa dipakai di kaki kiri, tetapi keduanya sangat penting. Jika yang satu hilang, maka yang lain tidak ada artinya," ujarnya.

Kapolda NTT juga berpesan kepada personel TNI dan Polri untuk selalu hadir sebagai penolong di tengah masyarakat.

Dia menekankan bahwa TNI dan Polri di wilayah Kabupaten Sumba Timur harus selalu menjaga sinergitas dan menjadi pasangan yang baik dalam menjalankan tugas mereka.

Jenderal bintang dua itu juga meminta agar TNI dan Polri dapat bersinergi dalam mengamankan Pilkada 2024.

"Kepada seluruh anggota yang hadir, saya meminta agar TNI-Polri dapat bersinergi dalam mengamankan Pemilihan Kepala Daerah 2024," tambahnya.

Kapolda NTT juga memberikan tali asih kepada personel TNI dan Polri yang hadir.

Kapolda menegaskan bahwa akan ada tindakan tegas dan terukur tanpa pandang bulu bagi anggotanya yang terbukti tidak netral dalam pelaksanaan Pilkada serentak November mendatang.

"Dalam Undang-Undang Kepolisian dengan tegas disebutkan bahwa anggota Polri tidak boleh memilih dan dipilih. Pilihan kami adalah bersikap netral," tegas Kapolda, didampingi Kapolres Sumba Timur AKBP Fajar WLS dan Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing.

Penegasan ini disampaikan sebagai tanggapan atas pertanyaan terkait potensi ketidaknetralan anggota Polri dalam setiap pelaksanaan pesta politik.

Kapolda mengajak masyarakat untuk melaporkan jika ada anggota Polres Sumba Timur yang tidak netral.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat Terdampak Gempa Flores

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat Terdampak Gempa Flores

Kapolda NTT Berbaur Dengan Anak-Anak Korban Bencana Gempa di Tenda Pengungsian Beri Pengharapan

Kapolda NTT Berbaur Dengan Anak-Anak Korban Bencana Gempa di Tenda Pengungsian Beri Pengharapan

Warga di Sumba Timur Dapat Emas Karena Taat Bayar Pajak Kendaraan

Warga di Sumba Timur Dapat Emas Karena Taat Bayar Pajak Kendaraan

Kapolda NTT Sambangi Bayi Yang Lahir Saat Bencana di RSUD Aeramo-Nagekeo

Kapolda NTT Sambangi Bayi Yang Lahir Saat Bencana di RSUD Aeramo-Nagekeo

Kapolda NTT Bantu Bangun Kembali Masjid Di Mbay-Nagekeo Pasca Gempa

Kapolda NTT Bantu Bangun Kembali Masjid Di Mbay-Nagekeo Pasca Gempa

Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

Komentar
Berita Terbaru