Kamis, 16 April 2026

Lansia di Rote Ndao Ditemukan Meninggal dalam Hutan

Imanuel Lodja - Kamis, 21 Maret 2024 21:15 WIB
Lansia di Rote Ndao Ditemukan Meninggal dalam Hutan
net
Ilustrasi

Irma dan rekan-rekannya bersama istri korban ke lokasi kejadian dan melihat korban sudah kaku di bawah sebuah pohon.

Baca Juga:

Agustina Soru sendiri mengaku kalau pada Kamis (21/3/2024) pagi sekitar pukul 09.00 wita, korban masih pamit hendak ke hutan Ndara mencari tanaman anggrek untuk dijual.

Hingga siang hari korban belum juga pulang sehingga Agustina pun berniat mencari korban.

Dalam perjalanan mencari korban, ia malah bertemu dengan Irma Adu yang menyatakan kalau ada warga yang ditemukan meninggal dunia dalam hutan karena jatuh dalam pohon.

Agustina pun ke kawasan hutan dan menemukan kalau suaminya sudah meninggal dunia.

Jenazah korban langsung dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis dari Puskesmas Batutua.

"saat ditemukan, jasad korban sudah mengalami kaku mayat dan ditemukan beberapa luka lecet di bagian belakang hingga pinggang," ujar Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP Andri Robinson Fanggidae, SH saat dikonfirmasi Kamis (21/3/2024).

Juga ditemukan luka tekan di kepala belakang akibat benturan keras yang menyebabkan luka masuk ke dalam hingga tengkorak kepala retak sehingga dapat terjadi pendarahan di dalam otak.

"Adanya benturan di kepala hingga tengkorak kepala retak sehingga terjadi pendarahan di dalam otak yang dapat menyebabkan kematian," ujar kasat terkait penyebab kematian korban.

Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan sudah membuat pernyataan penolakan otopsi terhadap jenazah korban serta tidak akan menuntut pihak manapun terkait kematian Korban di kemudian hari.

Keluarga korban juga menyebutkan kalau selama ini korban sering mengalami gemetar pada kedua tangan dan kepala.

Korban selama ini tinggal bersama istrinya saja. Ia mempunyai 7 orang anak, namun enam orang anak sudah meninggal dunia.

Satu anak nya yang masih hidup sedang menjalani hukuman di Lapas Baa, Kabupaten Rote Ndao terkait kasus pembunuhan yang terjadi di Dusun Fau, Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, pada tahun 2020.

Kasat juga menegaskan kalau diduga korban meninggal akibat jatuh dari atas pohon karena ditemukan ada bekas patahan pada dahan pohon tersebut.

Saat ditemukan, korban yang mengenakan baju kaos warna biru muda dan celana pendek warna abu-abu sedang menggenggam seikat tanaman anggrek hutan dan terdapat sebuah parang di sebelah kiri korban.

Tim identifikasi dari Polres Rote Ndao juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah nya di Dusun Fau Timur, Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao untuk disemayamkan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ancaman Rabies di Kabupaten Sikka-NTT Makin Mengkuatirkan

Ancaman Rabies di Kabupaten Sikka-NTT Makin Mengkuatirkan

Tiga Pria Pencuri Handphone di Manggarai Diamankan Polisi

Tiga Pria Pencuri Handphone di Manggarai Diamankan Polisi

Tengah Malam, Seorang Pria di Kupang Ancam Istri dan Anak-anak Dengan Parang

Tengah Malam, Seorang Pria di Kupang Ancam Istri dan Anak-anak Dengan Parang

Dapur MBG di NTT hanya dibolehkan Pakai LPG 50 Kilogram

Dapur MBG di NTT hanya dibolehkan Pakai LPG 50 Kilogram

Pergi Dari Rumah Tanpa Pamit, Lansia di Belu Ditemukan Meninggal Dalam Hutan

Pergi Dari Rumah Tanpa Pamit, Lansia di Belu Ditemukan Meninggal Dalam Hutan

Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Anak Diserahkan Polsek Kota Raja ke Kejaksaan

Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Anak Diserahkan Polsek Kota Raja ke Kejaksaan

Komentar
Berita Terbaru