Rabu, 04 Maret 2026

Dokter Kepolisian Ekshumasi Otopsi Jenazah Yesua WD Kolly

Imanuel Lodja - Selasa, 23 Januari 2024 10:20 WIB
Dokter Kepolisian Ekshumasi Otopsi Jenazah Yesua WD Kolly
istimewa
Dokter Kepolisian Ekshumasi Otopsi Jenazah Yesua WD Kolly

digtara.com - Tim dokter kepolisian dari Bid Dokkes Polda NTT dan rumah sakit bhayangkara Titus Uly Kupang melakukan ekshumasi otopsi korban meninggal, Yesua WD Kolly akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Ekshumasi otopsi dilakukan di TPU kasih Liliba, kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dengan menggali kubur korban dan melakukan pemeriksaan luar.

Otopsi dilakukan anggota Biddokkes rumah sakit Bhayangkara yakni AKBP dr Edi Syahputra Hasibuan SpF MHKes (Kasubbid Dokpol Biddokkes) bersama Briptu Dhian Nofitasary Umbu Nay, SKM dan Briptu Saint Valenthino Tefnai, AMd.Kep.

"Ekshumasi dan otopsi mayat laki-laki dewasa dilakukan atas permintaan dari pihak penyidik Polsek Alak," ujar AKBP dr Edi Syahputra Hasibuan, Selasa (22/1/2024).

Tim dokter melakukan pemeriksaan luar jenazah dan hasilnya akan diserahkan ke penyidik Polsek Alak beberapa hari kedepan.

Jenazah yang diotopsi merupakan jenazah Mr X yang belakangan teridentifikasi bernama Yesua WD Kolly.

Ia ditemukan terapung di area dermaga multipurpose Tenau Kupang, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang pada awal Januari 2024 lalu sekitar pukul 10:30 wita.

Jenazah dibawa oleh Basarnas ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang dan dibuatkan laporan polisi nomor: LP/GANGGUAN/A/01/I/SPKT/POLSEK ALAK/ Polresta Kupang Kota dan kemudian dilaksanakan pemeriksaan luar jenazah.

Selanjutnya jenazah disimpan di freezer ruang jenazah rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Setelah lima hari mayat tersebut disimpan dalam freezer dan tidak ada keluarga yang menjemputnya maka jenazah diserahkan ke dinas sosial untuk dimakamkan di TPU Liliba, Kupang.

Namun setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, keluarga melapor bahwa Mr X tersebut adalah keluarga mereka (Yesua WD Kolly) sehingga melapor ke pihak Polsek Alak dan diminta dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian.

Hasil pemeriksaan dibuat oleh dokter kepolisian dalam bentuk Visum Et Repertum.

Kapolsek Alak, Kompol Edy, SH MH yang dikonfirmasi, Selasa (23/1/2024) membenarkan pelaksanaan otopsi ini.

"Iya, sudah dilakukan otopsi dan kita masih menunggu hasil dari dokter. Kita juga sudah periksa sejumlah saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti," ujar Kapolsek Alak.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dua Korban Diekshumasi dan Otopsi, Kapolda NTT Dukung Pengungkapan Kasus Kecelakaan Lalu Lintas

Dua Korban Diekshumasi dan Otopsi, Kapolda NTT Dukung Pengungkapan Kasus Kecelakaan Lalu Lintas

Jenazah Korban Meninggal di Kupang Diekshumasi dan Diotopsi

Jenazah Korban Meninggal di Kupang Diekshumasi dan Diotopsi

Tuntaskan Kasus, Polda NTT Ekshumasi dan Otopsi Korban Anak di Kupang

Tuntaskan Kasus, Polda NTT Ekshumasi dan Otopsi Korban Anak di Kupang

Diduga Meninggal Tidak Wajar, Jenazah IRT di Manggarai-NTT Diotopsi

Diduga Meninggal Tidak Wajar, Jenazah IRT di Manggarai-NTT Diotopsi

Ungkap Penyebab Kematian, Polres Belu Datangkan Tim Medis Otopsi Jenazah Kalak BPBD Kabupaten Belu

Ungkap Penyebab Kematian, Polres Belu Datangkan Tim Medis Otopsi Jenazah Kalak BPBD Kabupaten Belu

Jenazah Korban Penganiayaan Anggota Polres Ende Diotopsi

Jenazah Korban Penganiayaan Anggota Polres Ende Diotopsi

Komentar
Berita Terbaru