Rabu, 11 Februari 2026

Menaker: Kecelakaan Kerja Bisa Dicegah Jika K3 Menjadi Budaya Kerja

Arie - Rabu, 11 Februari 2026 12:30 WIB
Menaker: Kecelakaan Kerja Bisa Dicegah Jika K3 Menjadi Budaya Kerja
ist
Menaker Yassierli menegaskan kecelakaan kerja bisa dicegah jika keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi budaya, bukan sekadar kepatuhan aturan.

digtara.com -Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa masih terjadinya kecelakaan kerja menunjukkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) belum sepenuhnya menjadi budaya di berbagai tempat kerja.

Baca Juga:

Menurutnya, selama ini keselamatan kerja masih sering dimaknai sebatas kepatuhan terhadap aturan dan prosedur administratif, bukan sebagai bagian dari pola pikir dan perilaku sehari-hari dalam bekerja.

"Keselamatan kerja tidak cukup dimaknai sebagai kepatuhan terhadap aturan. K3 harus menjadi budaya kerja. Manusia harus dipandang sebagai bagian dari solusi, bukan sebagai sumber masalah," ujar Yassierli saat mengunjungi PT Bukit Asam di Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (9/2/2026).

Sistem yang Lemah Jadi Akar Masalah

Baca Juga:
Menaker menjelaskan bahwa kecelakaan kerja umumnya bukan disebabkan oleh satu kesalahan individu semata. Sebaliknya, insiden sering kali terjadi akibat lemahnya sistem kerja, prosedur, serta pengendalian risiko yang belum optimal.

Budaya keselamatan yang belum kuat, ditambah sistem pengamanan yang belum berjalan efektif, membuat lingkungan kerja tetap rentan terhadap potensi kecelakaan.

Ia menegaskan bahwa kesalahan manusia kerap kali menjadi indikator adanya kelemahan sistem yang perlu diperbaiki.

"Kesalahan manusia bukan penyebab utama kecelakaan, tetapi menjadi tanda adanya kelemahan dalam sistem. Karena itu, perbaikan sistem harus dilakukan secara terus-menerus," tegasnya.

Lima Strategi Perkuat Budaya K3

Untuk memperkuat penerapan K3, Menaker mendorong lima strategi utama, yaitu:

Baca Juga:
  • Edukasi dan peningkatan kesadaran keselamatan kerja
  • Keterlibatan aktif pekerja dalam sistem keselamatan
  • Perbaikan sistem kerja dan pemanfaatan teknologi keselamatan
  • Penegakan aturan secara konsisten
  • Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan
Melalui pendekatan tersebut, keselamatan kerja diposisikan sebagai hasil dari sistem yang dirancang secara menyeluruh dan dijalankan secara konsisten.

Dorong Budaya Pelaporan Terbuka

Selain itu, Yassierli juga menekankan pentingnya budaya pelaporan yang terbuka dan pembelajaran dari setiap insiden. Ia menilai budaya saling menyalahkan justru menghambat perbaikan sistem.

Dengan pendekatan keselamatan berbasis manusia, organisasi diharapkan mampu membangun lingkungan kerja yang lebih aman, tangguh, dan adaptif terhadap risiko.

Upaya menjadikan K3 sebagai budaya kerja diyakini menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan kerja di Indonesia.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemerintah Tetapkan WFA bagi Pekerja atau Buruh Jelang dan Pasca Idulfitri 2026, Tak Dihitung Cuti Gaji Tetap Dibayar

Pemerintah Tetapkan WFA bagi Pekerja atau Buruh Jelang dan Pasca Idulfitri 2026, Tak Dihitung Cuti Gaji Tetap Dibayar

Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi dan Korupsi di Kemnaker untuk Jaga Integritas Layanan

Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi dan Korupsi di Kemnaker untuk Jaga Integritas Layanan

Menaker Yassierli Tegaskan Integritas dan Profesionalisme sebagai Kunci Layanan Publik Berkualitas

Menaker Yassierli Tegaskan Integritas dan Profesionalisme sebagai Kunci Layanan Publik Berkualitas

Menaker: K3 Tak Cukup Cegah Kecelakaan Kerja, Aspek Kesehatan Pekerja Harus Diperkuat

Menaker: K3 Tak Cukup Cegah Kecelakaan Kerja, Aspek Kesehatan Pekerja Harus Diperkuat

PT Rekall Indo Teknik Perkuat Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lewat Layanan Inspeksi dan Sertifikasi

PT Rekall Indo Teknik Perkuat Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lewat Layanan Inspeksi dan Sertifikasi

Fujitsu FMV UX-K3, Laptop Teringan di Dunia Cuma 634 Gram! Pakai Intel Core Ultra 7

Fujitsu FMV UX-K3, Laptop Teringan di Dunia Cuma 634 Gram! Pakai Intel Core Ultra 7

Komentar
Berita Terbaru