IRT Penjual Buah Di Kupang Tewas Ditikam, Anak Mantu Sekarat
Seorang ibu rumah tangga (IRT) yang sehari-hari berjualan buah semangka tewas dengan luka tusuk.
Baca Juga:
Sementara anak mantunya sekarat karena luka tikaman dan masih dirawat intensif di rumah sakit umum daerah (RSUD) SK Lerik Kota Kupang.
Percobaan pencurian yang mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi di lapak penjual buah semangka depan Alun-alun Kota, Jalan Timor Raya, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Dalam peristiwa ini Selvince Pah (56) meninggal dunia.
Warga asal Desa Lidabesi, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao ini mengalami luka tikam di dada kiri.
Sementara anak mantunya, Rion Dasi (24) mengalami luka tikaman di dada kanan, leher kanan, telinga kanan. perut dan rusuk kanan.
Korban Selvince awalnya tidur di lapak tersebut dengan Ika Erna Manafe (19).
Tanpa diduga, pelaku datang dan membuka tas milik Ika.
Ika yang terbangun langsung bertanya kepada terduga pelaku. Pelaku menjawab tidak ada masalah namun Ika berteriak pencuri.
Plaku langsung melarikan diri menuju sepeda motornya.
Namun korban Rion Dasi yang juga terbangun langsung mengejar terduga pelaku dan berusaha menangkapnya.
Terduga pelaku berusaha meloloskan diri. Korban Selvince Pah dan Ika ikut datang untuk menangkap terduga pelaku.
Secara refleks, Selvince yang melihat terduga pelaku memegang pisau berteriak mengingatkan Rion agar menghindar.
Ika dan Rion melihat korban Selvince sudah terjatuh.
Mereka pun melepas pelaku dan menolong korban Selvince.
Terduga pelaku langsung mengambil sepeda motornya dan melarikan diri.
Ketika terduga pelaku melarikan diri, Ika melihat Rion yang juga suaminya terluka.
Warga sekitar dan anggota Polsek Kota Lama langsung mengevakuasi kedua korban ke RSUD SK Lerik Kota Kupang.
Nyawa Selvince tidak bisa tertolong. Ia pun meninggal dunia. Sementara Rion sekarat dan belum sadarkan diri. Ia masih dirawat intensif di RSUD SK Lerik.
Kapolsek Kota Lama, AKP Rahmat Hidayat yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.
"Kejadiannya benar. Kami masih melakukan analisa dan evaluasi," ujarnya pada Jumat (3/10/2025).
Diduga peristiwa tersebut diawali dengan tindak pidana percobaan pencurian.
Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota, Kompol Marselus Yugo Amboro dan anggota Jatantas Polresta Kupang Kota juga ke Polsek Kota Lama untuk memback up penanganan.
Polisi pun masih berusaha mencari terduga pelaku.
Diduga kuat terduga pelaku saat itu dalam keadaan mabuk minuman keras dan hendak mencuri di lapak jualan milik korban.
IRT di Sumba Barat Daya Meninggal Tertimbun Pasir di Lokasi Tambang
Lagi, Warga Nagekeo-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri
Pulang Kegiatan Rohani, Bocah Perempuan di Lembata Dicabuli Pria Lansia
Jadi Tersangka Pencabulan Penumpang Perempuan, Sopir Mobil Travel di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi
Tersangka Pengeroyokan dan Penikaman di Kabupaten TTU Dilimpahkan Ke Kejaksaan