Senin, 12 Januari 2026

Sidang Perkara Curat Yang Berujung Tewasnya Sekuriti, Keluarga Korban Protes Satu Terdakwa Tak Menggunakan Rompi Tahanan, Akan Laporkan Jaksa

Redaksi - Kamis, 24 Juli 2025 17:01 WIB
Sidang Perkara Curat Yang Berujung Tewasnya Sekuriti, Keluarga Korban Protes Satu Terdakwa Tak Menggunakan Rompi Tahanan, Akan Laporkan Jaksa
ist
Sidang Perkara Curat Yang Berujung Tewasnya Sekuriti, Keluarga Korban Protes Satu Terdakwa Tak Menggunakan Rompi Tahanan, Akan Laporkan Jaksa

digtara.com -Tiamidar Harahap istri dari Alm Efendi Siregar sekuriti PT Sumber Tani Agung yang tewas dianiaya belasan pelaku Pencurian dengan kekerasan di lokasi perkebunan Nagaliman, Dusun Tanjung Marulak, Desa Hutagodang, Kec Sei Kanan, Labuhan Batu Selatan, berteriak kepada Majelis Hakim agar memberikan keadilan dengan menjatuhkan hukuman berat kepada para terdakwa.

Baca Juga:

Majelis hakim yang diketuai Bob Sadiwijaya, di Pengadilan Negeri Labuhanbatu di Kota Pinang. Kamis, 24/7/2025.

"Pak hakim tolong kami, berikan keadilan. Mereka membunuh suami saya, anak saya lima masih sekolah. Hukum berat mereka," ucap Tiamidar Harahap.

Ia bercerita, dua hari sebelum suaminya tewas, almarhum Efendi bercerita padanya, bahwa mengaku mendapatkan ancaman mau dibunuh oleh para pelaku pencurian.

"Saya kehilangan suami, tolong pak hakim, tolong," pintanya.

Tiamidar Harahap juga kecewa terhadap Jaksa penuntut dari Kejari Labusel yang tidak berpihak pada keluarga korban.

Dirinya melihat salah satu terdakwa Dian Hamonangan Siregar tidak menggunakan rompi tahanan saat turun dari mobil tahanan dan memasuki gedung pengadilan.

"Kami kecewa, kok ada keistimewaan terhadap terdakwa Dian. Kami keluarga korban yang seharusnya dibela, bukan mereka. Jaksa sebagai pengacara negara harus membela korban," pintanya sambil menangis.

Ditambahkan kuasa hukum Tiamidar Harahap dari kantor Hukum Irwansyah Nasution and Partners, Irwansyah Putra Nasution SH MH mengatakan atas ketidakprofesionalan dari jaksa, dan sesuai permintaan dari klien, pihaknya akan melaporkan kinerja jaksa tersebut ke Komisi Kejaksaan, Komisi III dan Asisten Pengawasan Kejati Sumut.

"Kami akan segera siapkan suratnya. Nanti akan kami urai dalam surat tersebut. Kita juga kecewa karena ada perlakuan khusus terhadap terdakwa Dian Siregar," paparnya.

Kuasa hukum menjelaskan Almarhum Efendi Siregar tewas setelah dianiaya oleh para pelaku. Dimana berdasarkan hasil visum terdapat luka memar dibagian kepala dan luka gesek dibeberapa bagian tubuh.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pengelolaan Haji Harus Bersih dari Praktik Korupsi. Wamenhaj Dahnil: Tangkap Saja Siapa Pun yang Masih Berusaha Melakukan Praktik Rente dan Korupsi

Pengelolaan Haji Harus Bersih dari Praktik Korupsi. Wamenhaj Dahnil: Tangkap Saja Siapa Pun yang Masih Berusaha Melakukan Praktik Rente dan Korupsi

Jaksa Agung Mutasi 68 Pejabat Kejaksaan, 43 di Antaranya Kepala Kejaksaan Negeri

Jaksa Agung Mutasi 68 Pejabat Kejaksaan, 43 di Antaranya Kepala Kejaksaan Negeri

Bhakti Untuk NTT, Kapolda NTT Perjuangkan Kenaikan Kuota Signifikan Untuk Kelulusan Bintara Brimob Polda NTT TA 2026

Bhakti Untuk NTT, Kapolda NTT Perjuangkan Kenaikan Kuota Signifikan Untuk Kelulusan Bintara Brimob Polda NTT TA 2026

Berkas P21, Tersangka dan Barang Bukti Persetubuhan Anak Dibawah Umur Dilimpahkan Polres TTS Ke Kejaksaan

Berkas P21, Tersangka dan Barang Bukti Persetubuhan Anak Dibawah Umur Dilimpahkan Polres TTS Ke Kejaksaan

Tuntutan Belum Siap, Sidang Kematian Prada Lucky Namo Untuk 17 Terdakwa Ditunda Pekan Depan

Tuntutan Belum Siap, Sidang Kematian Prada Lucky Namo Untuk 17 Terdakwa Ditunda Pekan Depan

Keluarga Prada Lucky Namo Harap Tuntutan Maksimal Bagi Para Terdakwa

Keluarga Prada Lucky Namo Harap Tuntutan Maksimal Bagi Para Terdakwa

Komentar
Berita Terbaru