Anak Dikeroyok Sejumlah Pelajar di Medan, Ortu Lapor Polisi
digtara.com – Orangtua salah satu korban pengeroyokan, Zulfikar sudah membuat laporan ke Polrestabes Medan setelah anaknya yang babak belur dihajar sejumlah pelajar gegara bersenggolan saat bermain futsal.
Baca Juga:
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari orang tua korban.
“Sudah buat laporan, sudah divisum, ini kan anak di bawah umur, jadi kami juga akan melakukan pendekatan dengan pihak sekolah, kemudian nanti kita libatkan guru-guru,” ucapnya kepada wartawan, Senin (15/08/2022) malam.
Fathir menambahkan, permasalahan para korban dikeroyok sejumlah remaja lantaran ribut saat bermain futsal di hari Jumat (12/08/2022).
” Pokonya pelajar kelas dua, anak SMA semuanya dibawa umur kelas dua,” sebutnya.
” Yang kami lakukan proses hukum tetap jalan, tapi karena ini usia anak kami akan lakukan langkah persuasif,” tambah Fathir.
Sebelumnya, Empat remaja SMA dikeroyok sejumlah pemuda di halaman parkir Kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) di jalan Singamangaraja, Kecamatan Medan Kota, Jumat (12/08/2022) sore.
Aksi pengeroyokan itupun sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial Instagram @MedanTauKoinfo.
Di dalam video tersebut pun terdengar suara teriakan agar penyerangan dan pengeroyokan itu untuk segera dihentikan.
Tetapi sejumlah remaja bahkan terus menyerang dan mengeroyok.
Tuntaskan Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan, Polres Sumba Barat Limpahkan Empat Tersangka ke JPU
Korban Masih Sekarat, Keluarga Korban Pengeroyokan di Kabupaten TTU Gelar Ritual Adat
Begini Penjelasan Polres TTU Terkait Penganiayaan dan Pengeroyokan Tiga Warga
Dituduh Mencuri, Tiga Warga di Kabupaten TTU Dikeroyok Masyarakat Desa Tetangga
Mengaku Dikeroyok Saat Antar Makanan, Lurah Tode Kiser Buat Laporan Polisi ke Polda NTT