Pasca OTT, Kepala Puskesmas Parlayuan Ditetapkan Tersangka
digtara.com | MEDAN – Penyidik Tipikor Polres Labuhanbatu menetapkan Kepala Puskesmas Parlayuan inisial MHJ sebagai tersangka, Kamis (15/8/2019).
Baca Juga:
Kasatreskrim Polres Labuhanbatu AKP Jama K Purba mengatakan penetapan tersangka karena sebelumnya dilakukan pemeriksaan maraton dan bukti yang cukup.
“MHJ dah tersangka, bukti kita cukup dan juga saksi,” katanya.
Baca juga :Â
-Â Puskesmas Parlayuan di OTT Tipikor Polres Labuhanbatu, Ini Identitas Yang Diamankan
-Â Terjaring OTT Polisi, Begini Wajah Kepala Puskesmas Parlayuan
Jama menjelaskan tersangka melakukan pemotongan dana JKN dan BOK pegawai dan staf Puskesmas Parlayuan Kecamatan Labuhanbatu.
“Kini tersangka sudah dilakukan penahanan, sedangkan yang lainnya masih dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 12 huruf e atau huruf f Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi.
Sebelumnya, unit tipikor Polres Labuhanbatu melakukan OTT pada Selasa (13/8/2019) di Puskesmas Parlayuan.
Sebanyak 7 orang diamankan dan sejumlah barang bukti berkas dan uang dibawa penyidik.
Libur Sekolah, Bandara Kualanamu Layani 178.766 Penumpang hingga Akhir Juni
Satgas PRR Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana, Penyintas Diminta Tak Terlalu Lama Menunggu
Satgas PRR Dorong Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh
Belasan Tower PLN di Sumut Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem, Pemadaman Bergilir Berlaku di Lima Wilayah
Remaja di Labusel Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak, Dipicu Masalah WhatsApp