Menutup Akhir Pekan, Rupiah dan IHSG Mengecewakan
digtara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir pekan Jumat (22/1/2021) petang, ditutup melemah tajam. IHSG terpuruk 1.66% di level 6.307,13. Kinerja IHSG terpukul seiring dengan masih buramnya prosfek pemulihan ekonomi di dunia. Rupiah dan IHSG Mengecewakan
Baca Juga:
Ekonom Gunawan Benjamin menilai, harapan akan terjadinya “keajaiban†di era pemerintahan AS yang baru belum terlihat hingga sejauh ini. Pekan ini menjadi pekan yang sangat volatile dimana rata-rata IHSG membukukan kinerja yang memburuk.
Meskipun turun, tetapi investor asing pada akhir pekan masih mampu membukukan posisi beli bersih atau net buy sebanyak 137,7 Milyar. Posisi net buy tersebut tidak banyak menolong IHSG.
Bursa di Asia yang banyak diperdagangkan di zona merah menjadi pemicu melemahnya kinerja bursa saham nasional.
Untuk kinerja mata uang Rupah, pergerakannya juga sama. Mengalami pelemahan setelah sempat dibuka menguat pada sesi pembukaan. Rupiah ditutup di level 14.035 per US Dolarnya. Kinerja apasar keuangan secara keseluruhan di akhir pekan ini ditutup mengecewakan.
Baca: Pembukaan Akhir Pekan, Rupiah dan IHSG Nyaris Tidak Bergerak
Ke depan, fokus pasar akan tertuju pada sejmlah data ekonomi. Tentunya akan dihantui dengan data penambahan jumlah pasien covid 19, yang sejauh ini masih terus saja memburuk.
“Perkembangan terkait covid 19 akan terus mewarnai perdagangan dalam waktu dekat yang diperkriakan akan lebih banyak merugikan investor nantinya,” ujar Gunawan.
Menutup Akhir Pekan, Rupiah dan IHSG Mengecewakan
Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini 29 April 2026, Tertekan Sentimen Global
Kurs Rupiah Hari Ini 28 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Sentimen Global
Rupiah Hari Ini 24 April 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp17.340, Tertekan Konflik Global dan Harga Minyak