Kamis, 10 September 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.220 per Dolar AS

Arie - Kamis, 23 April 2026 08:35 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.220 per Dolar AS
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Kamis, 23 April 2026 diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah di kisaran Rp17.180 hingga Rp17.220 per dolar AS.

Baca Juga:

Berdasarkan data dari TradingView, rupiah ditutup melemah sebesar 0,22 persen atau 38 poin ke level Rp17.181 per dolar AS pada perdagangan Rabu (22/4/2026). Pada saat yang sama, indeks dolar AS justru tercatat turun 0,11 persen ke posisi 98,28.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyampaikan bahwa pergerakan rupiah saat ini dipengaruhi berbagai sentimen global dan domestik yang kompleks.

Sentimen Global Masih Membayangi Rupiah

Baca Juga:
Dari sisi global, ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor utama yang menekan nilai tukar. Donald Trump menyatakan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu untuk membuka ruang negosiasi damai.

Namun di sisi lain, Amerika Serikat tetap mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran, yang oleh pemerintah Iran dianggap sebagai tindakan agresif. Kondisi ini menciptakan ketidakpastian tinggi di pasar keuangan global.

Selain itu, aktivitas pengiriman energi melalui Selat Hormuz yang menyuplai sekitar 20 persen kebutuhan minyak dan gas dunia dilaporkan sempat terganggu, sehingga memicu lonjakan harga energi global.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dan memengaruhi arah kebijakan moneter bank sentral global, termasuk The Fed.

Tekanan Domestik dari Utang dan Fiskal

Dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah juga datang dari meningkatnya kebutuhan pembiayaan pemerintah. Pada 2026, jatuh tempo utang pemerintah tercatat mencapai Rp833,96 triliun, tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Baca Juga:
Angka ini bahkan melampaui jatuh tempo tahun sebelumnya yang berada di level Rp800,33 triliun. Lonjakan tersebut merupakan akumulasi penerbitan utang pada periode sebelumnya, termasuk kebijakan penanganan pandemi COVID-19.

Ibrahim menilai kondisi ini menjadi tantangan serius dalam menjaga stabilitas fiskal di tengah ketidakpastian global.

Kebijakan Suku Bunga Bank Indonesia

Sementara itu, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Pasar Soroti Inflasi dan Suku Bunga The Fed

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Pasar Soroti Inflasi dan Suku Bunga The Fed

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Komentar
Berita Terbaru