Selasa, 04 Agustus 2026

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Sentimen Global

Arie - Senin, 27 April 2026 08:30 WIB
Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Sentimen Global
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026). Rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp17.220 hingga Rp17.260 per dolar AS.

Baca Juga:

Berdasarkan data RTI Infokom, rupiah sebelumnya ditutup menguat 0,33 persen atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026). Sementara itu, indeks dolar AS tercatat naik tipis 0,04 persen ke posisi 98,81.

Sentimen Global Tekan Rupiah

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menyebutkan bahwa meskipun sempat menguat, rupiah masih berada dalam tekanan kuat dari faktor global dan domestik.

Baca Juga:
Rupiah bahkan sempat menyentuh level Rp17.300 per dolar AS sebelum akhirnya rebound di akhir perdagangan pekan lalu.

Dari sisi global, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menjadi salah satu pemicu utama. Konflik yang berlarut-larut berdampak pada lonjakan harga minyak dunia.

Situasi ini diperparah setelah Iran menarik diri dari rencana perundingan dengan AS yang dimediasi Pakistan.

Di sisi lain, Donald Trump menyatakan tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran, yang turut menambah ketidakpastian di pasar global.

Harga Minyak Bebani Fiskal Indonesia

Lonjakan harga minyak dunia yang kini telah menembus level di atas US$100 per barel menjadi tekanan tambahan bagi Indonesia sebagai negara net importir energi.

Baca Juga:
Padahal, dalam asumsi makro APBN 2026, harga minyak ditetapkan di kisaran US$70 per barel dengan batas toleransi hingga US$92.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan beban subsidi energi dan memperlebar defisit anggaran.

Fiskal Domestik Masih Terkendali

Meski demikian, pemerintah menegaskan kondisi fiskal Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan tersebut.

Salah satu penopang utama adalah Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang saat ini mencapai sekitar Rp423 triliun dan belum digunakan untuk menutup beban subsidi.

Langkah ini dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah gejolak global.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini 3 Agustus 2026 Diproyeksi Menguat, Simak Sentimen Penggeraknya

Rupiah Hari Ini 3 Agustus 2026 Diproyeksi Menguat, Simak Sentimen Penggeraknya

Rupiah Diproyeksikan Melemah ke Rp18.160 per Dolar AS Hari Ini, Ini Faktor Penekannya

Rupiah Diproyeksikan Melemah ke Rp18.160 per Dolar AS Hari Ini, Ini Faktor Penekannya

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp18.130 per Dolar AS Hari Ini, Dipengaruhi FOMC The Fed dan Sentimen Global

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp18.130 per Dolar AS Hari Ini, Dipengaruhi FOMC The Fed dan Sentimen Global

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diproyeksikan Melemah ke Rp18.020 per Dolar AS

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diproyeksikan Melemah ke Rp18.020 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Masih Tertekan, Berpotensi Bergerak di Atas Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Masih Tertekan, Berpotensi Bergerak di Atas Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS, Harga Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Tekanan

Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS, Harga Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Tekanan

Komentar
Berita Terbaru