Jumat Pagi, Bursa Asia Cenderung Naik
Digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan hari terakhir pekan ini. Jumat (12/7) pukul 8.38 WIB Bursa Asia bergerak mixed dengan kecenderungan naik. indeks Nikkei 225 turun 0,18% ke 21.605.
Baca Juga:
Indeks Hang Seng menguat 0,14% ke 28,470. Sedangkan Taiex naik 0,02% ke 10.845. Indeks Kospi menguat 0,34% ke 2.087. Sedangkan Straits Times menguat 0,12% ke 3.354.
Kamis malam waktu Washington, Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengindikasikan bahwa pemangkasan suku bunga bisa terjadi pada pertemuan The Fed selanjutnya di tengah perlambatan investasi bisnis akibat perang dagang.
Kemarin juga, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa China tidak memenuhi janji untuk membeli produk pertanian dari petani AS. Meski tidak menjadi penggerak pasar, kabar ini menunjukkan bahwa perang dagang yang masih dalam periode gencatan senjata bisa pecah lagi secara tak terduga.
“Pasar menikmati kondisi tengah setelah pengumuman gencatan senjata dan dimulainya pembicaraan dagang usai KTT G20. Tapi, kabar-kabar perang dagang ini mulai bermunculan lagi,” kata analis ANZ dalam catatan yang dikutip Reuters.
Hari ini, China akan merilis data perdagangan Juni. Analis memperkirakan ekspor turun di tengah perlambatan permintaan global dan kenaikan tajam tarif impor AS.
IHSG Anjlok 10,76%, DPR Desak OJK dan BEI Benahi Transparansi Pasar Modal
IHSG Anjlok 1,33% ke 5.863, Saham DEWA, HRTA, dan WIFI Tertekan
IHSG Hari Ini Menguat 0,29%, Saham BRPT, MAPI, dan MEDC Melonjak
IHSG Hari Ini Dibayangi Geopolitik dan MSCI, BRI Danareksa Rekomendasikan PTBA hingga ERAA
IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, MNC Sekuritas Rekomendasikan BRMS, JPFA, hingga MBMA