IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil di Level 6.450-6.700, Simak Rekomendasi Saham
digtara.com - IHSG hari ini, Senin (14/9/2026), diperkirakan bergerak volatil di tengah perhatian investor terhadap kebijakan moneter sejumlah bank sentral utama dunia.
Baca Juga:
Sejumlah sentimen global dan domestik diperkirakan menjadi perhatian pasar, mulai dari keputusan suku bunga bank sentral, harga minyak mentah, pergerakan rupiah, hingga imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN).
Kebijakan The Fed hingga BoJ Jadi Perhatian
Phintraco Sekuritas menyebut investor global akan mencermati keputusan moneter sejumlah bank sentral utama dunia pada pekan ini."Pada pekan depan, investor global akan menantikan keputusan moneter beberapa bank sentral, seperti the Fed [16/9], Bank of England [17/9] dan Bank of Japan [18/9]," tulis tim riset Phintraco Sekuritas dikutip, Senin (14/9/2026).
Keputusan Federal Reserve atau The Fed pada 16 September, Bank of England (BoE) pada 17 September, dan Bank of Japan (BoJ) pada 18 September berpotensi memengaruhi sentimen pasar keuangan global.
Baca Juga:Selain kebijakan moneter, kenaikan harga minyak mentah juga masih menjadi perhatian investor. Sebelumnya, Phintraco menilai kenaikan harga minyak dan imbal hasil US Treasury meningkatkan kekhawatiran terhadap prospek ekonomi global.
Rupiah dan Imbal Hasil SBN Jadi Sentimen Domestik
Dari dalam negeri, pergerakan rupiah dan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) turut menjadi faktor yang akan dicermati investor.Kombinasi sentimen global dan domestik tersebut membuat ruang pergerakan IHSG diperkirakan masih cukup lebar.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai posisi IHSG masih relatif bertahan. Namun, risiko koreksi maupun aksi ambil untung atau profit taking tetap perlu diwaspadai.
Berdasarkan berbagai faktor tersebut, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG pekan ini bergerak di kisaran 6.450-6.700.
IHSG Turun 1,43 Persen Pekan Lalu
Pada perdagangan Jumat (11/9/2026), IHSG ditutup di level 6.541,38, terkoreksi 0,73 persen setelah sempat menyentuh level 6.462.Dengan demikian, sepanjang pekan lalu IHSG melemah 1,43 persen.
MNC Sekuritas juga menilai IHSG masih berada dalam tekanan jual. Meski indeks mampu ditutup di atas MA20, IHSG membentuk gap pada rentang 6.552-6.585.
"Pada timeframe weekly, posisi IHSG terkoreksi 1,43%. Kami update skenario IHSG, di mana saat ini diperkirakan IHSG sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) pada label hitam sehingga IHSG masih rawan menguji 6.370-6.451," tulis MNC Sekuritas.
MNC Sekuritas menetapkan level support IHSG di 6.448 dan 6.318, sedangkan level resistance berada di 6.633 dan 6.705.
Baca Juga:
Rekomendasi Saham MNC Sekuritas
MNC Sekuritas turut memberikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini. Berikut rinciannya:
ADMR - Buy on Weakness
Saham ADMR terkoreksi 2,74 persen ke level 1.600 dan masih didominasi tekanan jual.MNC Sekuritas memperkirakan posisi ADMR berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c].
- Buy on Weakness: 1.540-1.585
- Target Price: 1.710 dan 1.765
- Stoploss: di bawah 1.500
INET - Buy on Weakness
INET terkoreksi 0,58 persen ke level 344 dan disertai munculnya volume pembelian. Koreksi saham tertahan oleh cluster MA20 dan MA200.MNC Sekuritas memperkirakan INET berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
- Buy on Weakness: 296-318
- Target Price: 366 dan 400
Baca Juga:
- Stoploss: di bawah 288
NCKL - Buy on Weakness
Saham NCKL terkoreksi 1,57 persen ke level 940 dan masih didominasi tekanan jual. Koreksi juga telah menembus MA20.MNC Sekuritas memperkirakan NCKL berada pada bagian dari wave (B) dari wave [Y].
- Buy on Weakness: 840-910
- Target Price: 980 dan 1.060
- Stoploss: di bawah 830
DSNG - Sell on Strength
Saham DSNG terkoreksi 2,40 persen ke level 1.625 dan masih didominasi tekanan jual.MNC Sekuritas memperkirakan DSNG berada pada bagian awal dari wave (B) dari wave [B] pada label hitam atau awal wave [C] pada label merah.
Kondisi tersebut membuat DSNG masih berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji rentang 1.400-1.585.
- Sell on Strength: 1.655-1.680
Baca Juga:
10 Saham Pendorong IHSG Sepekan, AMMN Jadi Kontributor Terbesar
IHSG Hari Ini Diprediksi Kembali Tertekan, Berpotensi Uji Level 6.525
IHSG Hari Ini Melemah ke 6.678,2, Saham INDY dan AADI Justru Melonjak
IHSG Hari Ini Naik 1,01% ke 6.686,44, Saham AMMN, MBMA dan MDKA Melonjak
IHSG Hari Ini 7 September 2026 Turun 0,25%, BUMI, PTBA hingga AADI Menguat