Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS
digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (11/6/2026) diperkirakan bergerak fluktuatif namun berpotensi melanjutkan penguatan di kisaran Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS.
Baca Juga:
- Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS, Harga Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Tekanan
- Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Sentuh Rp17.980
- Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS
Berdasarkan data TradingView, rupiah ditutup menguat 1,08 persen ke level Rp17.940 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (10/6/2026). Penguatan mata uang Garuda terjadi di tengah pelemahan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS.
Sejumlah mata uang kawasan yang mengalami depresiasi antara lain yen Jepang yang turun 0,05 persen, yuan China melemah 0,07 persen, dolar Singapura turun 0,12 persen, won Korea Selatan terkoreksi 0,10 persen, dolar Taiwan melemah 0,16 persen, dan baht Thailand turun 0,04 persen.
Sementara itu, peso Filipina menguat 0,24 persen, ringgit Malaysia naik 0,05 persen, dan rupee India menguat 0,08 persen. Dolar Hong Kong tercatat bergerak relatif stabil.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah didorong meningkatnya optimisme pasar terhadap langkah Bank Indonesia (BI) yang masih membuka peluang kenaikan suku bunga acuan di masa mendatang.
Selain itu, kebijakan pemerintah menaikkan harga Pertamax juga dipandang positif oleh pelaku pasar karena berpotensi memperbaiki keseimbangan eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi nasional.
Baca Juga:
Menurutnya, tren penguatan rupiah masih berpeluang berlanjut selama tidak muncul tekanan eksternal yang signifikan, terutama terkait perkembangan konflik di Timur Tengah dan pergerakan harga minyak dunia.
Meski demikian, pasar tetap mewaspadai sejumlah sentimen global, termasuk rilis data inflasi Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan dolar AS. Dari dalam negeri, investor juga menantikan data penjualan ritel April 2026 sebagai indikator kondisi konsumsi masyarakat.
Di sisi lain, Bank Indonesia optimistis nilai tukar rupiah akan menunjukkan tren penguatan pada 2027. BI memperkirakan kurs rupiah berada pada kisaran rata-rata Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan optimisme tersebut didasarkan pada sejumlah faktor, mulai dari meredanya ketidakpastian global, membaiknya fundamental ekonomi nasional, hingga tetap menariknya imbal hasil investasi di Indonesia.
Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan berbagai kebijakan untuk memperkuat penerimaan devisa, termasuk optimalisasi ekspor sumber daya alam melalui pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) serta implementasi aturan baru terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE).
Bank Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai instrumen kebijakan, seperti intervensi di pasar valuta asing dan penguatan koordinasi dengan Kementerian Keuangan.
Dengan kombinasi kebijakan tersebut, BI meyakini stabilitas rupiah dapat terus terjaga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka menengah.
Baca Juga:
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS, Harga Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Tekanan
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Sentuh Rp17.980
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 22 Juli 2026: Diproyeksi Bergerak Fluktuatif
Prediksi Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 21 Juli 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp18.000
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Juli 2026 Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp17.850–Rp17.950 per Dolar AS
Pengrusakan Puluhan Rumah Dan Kendaraan di Amanuban Selatan-TTS Dipicu Balas Dendam
Dibangun Sejak Januari 2026, Polres Kupang Kini Punya Ruangan Pelayanan PPA dan PPO
Puluhan Rumah di Amanuban Selatan-TTS Dirusaki, Kapolres Imbau Warga Tahan Diri
Pengelana Keliling Indonesia Terkesan Dengan Pelayanan Polsek Boawae-Nagekeo
Plafon Puskesmas Bati-TTS Roboh Saat Gempa Bumi
Kapolres Flores Timur Bertemu Raja Larantuka Dorong Perdamaian di Adonara Timur Lewat Musyawarah Adat
Fando Manihuruk Terpilih sebagai Bendahara Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Pujidadi: Yakin Bawa Perubahan Positif