LAPK Desak PLN Beri Kompensasi, Warga Medan dan Deli Serdang Masih Keluhkan Listrik Padam Berulang
Arie - Sabtu, 06 Juni 2026 10:50 WIB
net
Ilustrasi.
Selain menyoroti kompensasi, LAPK juga mempertanyakan alasan teknis pemadaman yang kerap terjadi pada malam hari. Menurut mereka, jika pemadaman dilakukan untuk keperluan pemeliharaan jaringan, seharusnya waktu pelaksanaannya dipilih pada periode yang memiliki dampak paling kecil terhadap masyarakat.
"Mengapa pemadaman dilakukan pada malam hari? Waktu tersebut justru berpotensi menimbulkan gangguan yang lebih besar terhadap keamanan dan kenyamanan warga. Ini menunjukkan perlunya peningkatan sensitivitas penyelenggara layanan terhadap kebutuhan publik," kata Padian.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
- Polisi Geledah Rumah Mewah di Sentul City, Sita 74 Kg Emas dan Valuta Asing Bernilai Ratusan Miliar Rupiah
- Belasan Tower PLN di Sumut Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem, Pemadaman Bergilir Berlaku di Lima Wilayah
- Blackout Sumatera Lumpuhkan Aktivitas Warga, Berapa Lama Pasokan Listrik PLN di Sumatera Kembali Normal?
LAPK meminta PLN memberikan penjelasan yang transparan terkait penyebab gangguan yang masih terjadi serta langkah konkret yang akan dilakukan untuk menjamin keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Sumatera Utara.
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi Geledah Rumah Mewah di Sentul City, Sita 74 Kg Emas dan Valuta Asing Bernilai Ratusan Miliar Rupiah
Belasan Tower PLN di Sumut Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem, Pemadaman Bergilir Berlaku di Lima Wilayah
Blackout Sumatera Lumpuhkan Aktivitas Warga, Berapa Lama Pasokan Listrik PLN di Sumatera Kembali Normal?
Pasca Blackout Sumatera, PLN Klaim Listrik 8,3 Juta Pelanggan Sudah Kembali Pulih
Blackout Besar Lumpuhkan Sumatera, Listrik Padam Massal Picu Kepanikan Warga
Stok BBM Menipis, Rote Ndao Terimbas Pemadaman Listrik
Komentar