Minggu, 18 Oktober 2026

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama

Arie - Selasa, 26 Mei 2026 09:50 WIB
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah diperkirakan kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (26/5/2026), di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kondisi fiskal domestik.

Baca Juga:

Berdasarkan data TradingView, rupiah ditutup melemah 0,15 persen atau turun 27 poin ke level Rp17.744 per dolar AS pada perdagangan Senin (25/5/2026).

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) justru tercatat melemah 0,22 persen ke posisi 99,02. Kondisi ini menunjukkan tekanan terhadap rupiah lebih banyak dipicu faktor domestik dibanding sentimen global.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai defisit anggaran fiskal Indonesia menjadi faktor utama yang membebani pergerakan rupiah.

"Walau harga minyak dunia turun, rupanya belum bisa menjadi sentimen positif yang mengangkat rupiah. Kita lihat mata uang negara tetangga semuanya menghijau, tetapi Indonesia memerah," ujar Ibrahim, Senin (25/5/2026).

Harga Minyak Turun, Rupiah Tetap Tertekan

Baca Juga:
Tekanan terhadap rupiah terjadi meskipun harga minyak dunia mengalami penurunan. Harga minyak Brent kini berada di level US$85,65 per barel seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Normalnya, penurunan harga minyak dapat memberikan ruang positif bagi negara importir energi seperti Indonesia. Namun kali ini, sentimen tersebut belum cukup kuat menopang nilai tukar rupiah.

Sementara itu, sejumlah mata uang regional justru berhasil menguat terhadap dolar AS, seperti dolar Singapura, peso Filipina, won Korea Selatan, hingga ringgit Malaysia.

Kebijakan Ekspor Jadi Sorotan Pasar

Selain isu defisit fiskal, pasar juga mencermati rencana kebijakan ekspor satu pintu yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto pada 20 Mei 2026.

Menurut Ibrahim, kebijakan tersebut dinilai kurang ramah pasar dan berpotensi memengaruhi penilaian lembaga pemeringkat internasional terhadap utang pemerintah Indonesia.

"Kebijakan-kebijakan yang kurang pro terhadap pasar ini yang membuat kemungkinan besar rupiah masih akan terus melemah, dan pelemahan ini akan berlanjut besok antara 50-60 poin pelemahan," tegasnya.

Pasar Masih Menunggu Kepastian Perdamaian AS-Iran

Dari sisi global, pelaku pasar saat ini masih memantau perkembangan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Meski muncul optimisme terkait perundingan tersebut, Ibrahim menilai masih banyak isu penting yang belum menemukan titik temu, termasuk persoalan uranium dan aset Iran yang dibekukan sejak dekade 1970-an.

Baca Juga:
"Kita harus ingat, apakah nota kesepahaman perdamaian ini dapat ditandatangani atau tidak. Yang lebih penting itu soal isu uranium, lalu soal dana yang dibekukan dari tahun 70-an. Saya beranggapan perdamaian ini akan gagal total," katanya.

Dengan kombinasi tekanan fiskal domestik dan ketidakpastian global, rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah di kisaran Rp17.740 hingga Rp17.800 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Melemah ke Rp17.938 per Dolar AS, Pasar Menanti Arah Suku Bunga The Fed

Rupiah Melemah ke Rp17.938 per Dolar AS, Pasar Menanti Arah Suku Bunga The Fed

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.950 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.950 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.950 per Dolar AS, Ini Faktor Pemicunya

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.950 per Dolar AS, Ini Faktor Pemicunya

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs Dolar AS Selasa 13 Oktober 2026

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs Dolar AS Selasa 13 Oktober 2026

Rupiah Hari Ini 12 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.950

Rupiah Hari Ini 12 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.950

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 9 Oktober 2026, Dolar AS Bertahan di Level Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 9 Oktober 2026, Dolar AS Bertahan di Level Tinggi

Komentar
Berita Terbaru