IHSG Menguat 4,42% ke 7.279, Sentimen Gencatan Senjata AS-Iran Dorong Saham Big Caps
Baca Juga:
Indikator MACD mulai membentuk histogram positif, sementara stochastic RSI bergerak naik, yang mengindikasikan peluang penguatan lanjutan dalam jangka pendek.
Secara keseluruhan, pergerakan IHSG sejalan dengan proyeksi analis yang memperkirakan indeks akan berada di kisaran 7.200.
Baca Juga:Sentimen Domestik Masih Jadi Tantangan
Meski didorong sentimen positif global, pasar tetap mencermati faktor domestik, khususnya kondisi fiskal Indonesia.
Defisit APBN 2026 tercatat mencapai 0,93 persen terhadap PDB pada kuartal pertama, yang berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar.
Penguatan IHSG sebesar 4,42 persen pada 8 April 2026 menunjukkan respons positif pasar terhadap meredanya ketegangan geopolitik global.
Namun, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai risiko dari faktor domestik, terutama terkait kondisi fiskal yang dapat memengaruhi pergerakan pasar ke depan.
Baca Juga:Disclaimer: Informasi ini tidak bertujuan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor.
IHSG Berpeluang Rebound ke Level 6.203, AKRA, ESSA, MEDC, dan DEWA Jadi Sorotan Analis
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, AADI, BKSL, INCO, dan PTRO Masuk Rekomendasi Analis
IHSG Ditutup Menguat ke 5.916, AKRA, BBRI, dan BUMI Pimpin Penguatan
IHSG Diprediksi Masih Rawan Koreksi pada Senin, Ini Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas
IHSG Menguat ke Level 5.744, Saham Bank Jumbo Jadi Penopang Utama