Minggu, 17 Mei 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 2 April 2026: Big Caps Dorong Penguatan

Arie - Kamis, 02 April 2026 09:15 WIB
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 2 April 2026: Big Caps Dorong Penguatan
net
Ilustrasi.

digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan Rabu (1/4/2026), didorong oleh penguatan saham-saham berkapitalisasi besar (big caps).

Baca Juga:

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG menguat 1,93% ke level 7.149,25. Sepanjang sesi, indeks bergerak fluktuatif di rentang 7.136,25 hingga 7.207,17.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,44 triliun dengan volume 29,99 miliar saham dan frekuensi transaksi sekitar 1,98 juta kali.

Saham Big Caps Jadi Penggerak

Baca Juga:
Penguatan IHSG ditopang oleh sejumlah saham unggulan, di antaranya:

  • PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) naik 10,19% ke Rp238
  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) menguat 7,83% ke Rp1.170
  • PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) melonjak 7,48% ke Rp5.750
  • PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) naik 6,96% ke Rp1.460
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) menguat 6,37% ke Rp3.340
  • PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) naik 6% ke Rp3.710
Namun, penguatan indeks tertahan oleh koreksi sejumlah saham energi, seperti:

  • PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) turun 7,67%
  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) melemah 6,56%
  • PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) turun 6,29%
  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) terkoreksi 5,76%
Sentimen Global: Harapan Redanya Konflik

Tim riset Phintraco Sekuritas menyebut penguatan IHSG dipengaruhi sentimen global, khususnya harapan deeskalasi konflik di Timur Tengah.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang membuka peluang mengakhiri konflik dengan Iran menjadi katalis positif bagi pasar.

Di sisi lain, pemerintah Iran juga menyatakan kesiapan untuk mengakhiri perang dengan syarat tertentu. Sentimen ini turut menekan harga minyak mentah, yang berdampak positif bagi pasar saham.

Baca Juga:
Sentimen Domestik: Inflasi Maret 2026

Dari dalam negeri, data inflasi Maret 2026 tercatat sebesar 3,48% secara tahunan (year-on-year), dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) berada di level 110,95.

Kenaikan inflasi terutama dipicu oleh:

  • Perawatan pribadi dan jasa lainnya (15,32%)
  • Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga (7,24%)
  • Makanan, minuman, dan tembakau (3,34%)
Sementara itu, beberapa sektor lain juga turut menyumbang inflasi, seperti kesehatan, restoran, pendidikan, hingga transportasi. Adapun tekanan inflasi sedikit tertahan oleh penurunan pada sektor informasi, komunikasi, dan jasa keuangan.

Proyeksi IHSG

Dengan kombinasi sentimen global dan domestik, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan terbatas, namun tetap perlu mewaspadai volatilitas pasar akibat dinamika geopolitik dan harga komoditas.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Hari Ini 13 Mei 2026 Berisiko Lanjut Melemah, BBCA hingga ISAT Masuk Rekomendasi Analis

IHSG Hari Ini 13 Mei 2026 Berisiko Lanjut Melemah, BBCA hingga ISAT Masuk Rekomendasi Analis

IHSG Hari Ini Diproyeksi Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham AADI hingga BULL

IHSG Hari Ini Diproyeksi Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham AADI hingga BULL

Predisksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 8 Mei 2026

Predisksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 8 Mei 2026

IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

Komentar
Berita Terbaru