Senin, 24 Agustus 2026

IHSG Anjlok 3,05 Persen ke Level 5.643, Saham Big Caps Jadi Penekan Utama

Arie - Rabu, 01 Juli 2026 08:35 WIB
IHSG Anjlok 3,05 Persen ke Level 5.643, Saham Big Caps Jadi Penekan Utama
net
Ilustrasi.

digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Indeks ditutup merosot 177,59 poin atau 3,05 persen ke level 5.643,19, dipicu aksi jual yang melanda sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps).

Baca Juga:

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 5.801,45 dan sempat menyentuh level tertinggi 5.811,66 sebelum akhirnya berbalik melemah hingga penutupan perdagangan.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 136 saham menguat, 564 saham melemah, dan 99 saham bergerak stagnan. Nilai kapitalisasi pasar juga turun menjadi Rp9.919,31 triliun.

Saham Big Caps Serentak Melemah

Tekanan terbesar terhadap IHSG datang dari pelemahan sejumlah saham unggulan. Saham PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) mencatat penurunan terdalam di kelompok big caps setelah terkoreksi 7,38 persen ke level Rp6.900 per saham.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) juga mengalami tekanan dengan penurunan 6,33 persen menjadi Rp5.550 per saham. Selain itu, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) turun 6,06 persen ke level Rp3.100.

Pelemahan turut dialami saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang terkoreksi 4,03 persen menjadi Rp4.520, diikuti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang turun 3,87 persen, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) melemah 3,75 persen, serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang turun 3,64 persen.

Baca Juga:

Tekanan Sudah Terlihat Sejak Sesi Pertama

Koreksi tajam IHSG sebenarnya sudah terlihat sejak sesi pertama perdagangan. Indeks sempat merosot 2,43 persen ke level 5.680.

Menurut riset harian Mirae Asset Sekuritas, pelemahan tersebut dipicu minimnya sentimen positif yang mampu menopang kepercayaan investor di pasar domestik. Kondisi itu memicu aksi jual yang terjadi hampir di seluruh sektor perdagangan.

Sektor Bahan Baku Pimpin Pelemahan

Dari sisi sektoral, indeks bahan baku menjadi sektor dengan penurunan paling dalam. Pelemahan dipengaruhi oleh anjloknya saham-saham komoditas logam, termasuk saham AMMN yang turun sekitar 5,45 persen dan saham EMAS yang merosot hingga 8,97 persen.

Selain sektor bahan baku, tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar juga menjadi faktor utama yang menyeret pergerakan IHSG sepanjang perdagangan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 24 Agustus 2026, Cek Level Support dan Resistance

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 24 Agustus 2026, Cek Level Support dan Resistance

Rekomendasi Saham dan IHSG Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026: Indeks Tembus 6.500

Rekomendasi Saham dan IHSG Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026: Indeks Tembus 6.500

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Kamis 20 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Kamis 20 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 19 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 19 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Komentar
Berita Terbaru