Senin, 24 Agustus 2026

IHSG Ditutup Melemah ke Level 5.820,79, Saham Big Caps Jadi Penekan Utama

Arie - Selasa, 30 Juni 2026 10:05 WIB
IHSG Ditutup Melemah ke Level 5.820,79, Saham Big Caps Jadi Penekan Utama
net
Ilustrasi.

digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (29/6/2026) di zona merah setelah tertekan aksi jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps), terutama di sektor perbankan dan energi.

Baca Juga:

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 75,34 poin atau 1,28 persen ke level 5.820,79. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di kisaran 5.820,79 hingga 5.942,77 setelah dibuka pada level 5.932,02.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 214 saham menguat, 449 saham melemah, dan 149 saham ditutup stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp10.205,34 triliun.

Big Caps Tekan Pergerakan IHSG

Tekanan terhadap IHSG berasal dari pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menjadi salah satu penekan utama setelah turun 4,74 persen ke level Rp1.710 per saham.

Saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) juga melemah 4,48 persen menjadi Rp3.200. Koreksi turut dialami saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) yang turun 4,38 persen, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang terkoreksi 4,05 persen, serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang melemah 2,82 persen.

Di tengah tekanan tersebut, beberapa saham masih mampu mencatatkan penguatan. Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) naik 2,31 persen ke level Rp1.770, sementara PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) menguat 1,23 persen menjadi Rp825 per saham.

Baca Juga:

Tekanan Sudah Terlihat Sejak Sesi Pertama

Pelemahan IHSG sebenarnya sudah terlihat sejak perdagangan sesi pertama. Indeks sempat ditutup turun 57,14 poin atau 0,97 persen ke level 5.839,41 pada akhir sesi I.

Tim Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai tekanan terhadap indeks dipicu aksi jual pada saham-saham unggulan, khususnya sektor perbankan. Pada sesi pertama, saham BBCA tercatat turun sekitar 2,4 persen, sedangkan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) melemah sekitar 1 persen.

Sektor Finansial dan Infrastruktur Tertekan

Pelemahan saham-saham unggulan turut tercermin pada kinerja indeks sektoral. Menurut Mirae Asset Sekuritas, sektor keuangan (IDX Finance) dan sektor infrastruktur (IDX Infrastructure) menjadi dua sektor dengan penurunan terdalam sepanjang perdagangan.

Sementara itu, sektor kesehatan (IDX Health) menjadi satu-satunya sektor yang mampu bertahan di zona hijau di tengah dominasi aksi jual yang terjadi di mayoritas sektor lainnya.

Pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati perkembangan sentimen global serta pergerakan dana asing yang berpotensi memengaruhi arah IHSG dalam beberapa perdagangan ke depan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan IHSG Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026: Indeks Tembus 6.500

Rekomendasi Saham dan IHSG Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026: Indeks Tembus 6.500

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Kamis 20 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Kamis 20 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 19 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 19 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Komentar
Berita Terbaru