Rabu, 15 Juli 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Rabu 1 Oktober 2025: Diperkirakan Melemah di Rp16.660–Rp16.710 per Dolar AS

Arie - Rabu, 01 Oktober 2025 08:35 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Rabu 1 Oktober 2025: Diperkirakan Melemah di Rp16.660–Rp16.710 per Dolar AS
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (1/10/2025), diproyeksikan ditutup melemah di kisaran Rp16.660–Rp16.710 per dolar AS.

Baca Juga:

Mengutip data Bloomberg, pada perdagangan Selasa (30/9), rupiah justru sempat menguat tipis 0,09% ke level Rp16.665 per dolar AS, seiring pelemahan indeks dolar AS sebesar 0,10% ke posisi 97,80.

Pergerakan Mata Uang Asia

Sejumlah mata uang Asia menunjukkan kinerja beragam. Yen Jepang naik 0,38%, dolar Hong Kong menguat 0,04%, dolar Singapura menguat 0,02%, sementara dolar Taiwan melemah 0,07% dan won Korea Selatan turun 0,17%.
Selain itu, peso Filipina melemah 0,12%, rupee India turun 0,05%, yuan China menguat 0,02%, ringgit Malaysia naik 0,18%, dan baht Thailand tertekan 0,38%.

Baca Juga:
Sentimen Global: Potensi Shutdown Pemerintah AS

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyebutkan faktor eksternal yang membayangi pasar berasal dari isu anggaran di Amerika Serikat. Parlemen AS memiliki batas waktu hingga tengah malam (30/9) untuk mengesahkan RUU anggaran dan mencegah penutupan ratusan lembaga federal.

RUU yang didukung Partai Republik telah lolos di DPR AS, tetapi masih menghadapi hambatan di Senat. Potensi government shutdown dikhawatirkan mengganggu aktivitas ekonomi, menunda rilis data ketenagakerjaan (nonfarm payrolls) September, serta memperlemah pasar tenaga kerja karena ribuan pekerjaan pemerintah terancam hilang.

ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Di sisi lain, Asian Development Bank (ADB) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 dari 5% (proyeksi April) menjadi 4,9% dalam laporan September 2025.

Penurunan ini dipicu ketidakpastian perdagangan global serta kebijakan tarif resiprokal tinggi dari AS yang membebani negara berkembang di Asia Pasifik. Untuk 2026, ADB juga memangkas proyeksi pertumbuhan Indonesia menjadi 5%, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 5,1%.

Baca Juga:
Meski demikian, ADB memperkirakan inflasi Indonesia pada 2025 lebih rendah, yakni turun dari 2% (proyeksi April) menjadi 1,7%, sementara untuk 2026 tetap diperkirakan di level 2%.

Bandingkan dengan Asumsi Pemerintah

Proyeksi ADB ini lebih rendah dibanding asumsi pemerintah Indonesia dalam APBN. Dalam APBN 2025, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%, dan pada APBN 2026 target pertumbuhan ditetapkan di level 5,4%.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif, Sentimen Konflik AS-Iran Masih Membayangi

Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif, Sentimen Konflik AS-Iran Masih Membayangi

Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp18.150 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp18.150 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Bergerak di Kisaran Rp18.000–Rp18.128 per Dolar AS, Pasar Nantikan Data Inflasi AS

Rupiah Diproyeksi Bergerak di Kisaran Rp18.000–Rp18.128 per Dolar AS, Pasar Nantikan Data Inflasi AS

Rupiah Diproyeksi Masih Tertekan, Berpotensi Bergerak di Kisaran Rp18.050–Rp18.200 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Masih Tertekan, Berpotensi Bergerak di Kisaran Rp18.050–Rp18.200 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.950–Rp18.050 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.950–Rp18.050 per Dolar AS

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diproyeksikan di Kisaran Rp17.950–Rp18.050 per Dolar AS

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diproyeksikan di Kisaran Rp17.950–Rp18.050 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru