Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat, Selasa 30 September 2025
digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berakhir menguat di kisaran Rp16.630—Rp16.680 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Selasa (30/9/2025).
Baca Juga:
Pada saat yang sama, indeks dolar AS melemah 0,27% ke level 97,89.
Sentimen Global: Ancaman Shutdown AS
Baca Juga:Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan salah satu faktor eksternal yang memengaruhi rupiah adalah kekhawatiran pasar terhadap potensi penutupan pemerintah AS.
Pendanaan operasi federal akan habis pada tengah malam 30 September, sementara Kongres belum menyepakati RUU pendanaan baru.
Partai Republik mendorong pendanaan sementara hingga November, sedangkan Partai Demokrat menuntut pembatalan pemotongan anggaran layanan kesehatan dan Medicaid.
Jika penutupan terjadi, rilis data tenaga kerja non-pertanian bisa tertunda, bahkan berisiko mengganggu ekonomi AS bila berlangsung lama.
Sentimen Domestik: Perlu Konsistensi Kebijakan
Baca Juga:Dari dalam negeri, Ibrahim menilai koordinasi kebijakan fiskal dan moneter sangat penting untuk menjaga stabilitas rupiah.
Bank Indonesia disebut telah mengerahkan seluruh instrumen, mulai intervensi di pasar spot, transaksi NDF onshore maupun offshore, hingga pembelian SBN.
Meski begitu, rupiah sempat menyentuh Rp16.800 per dolar AS dan melemah lebih dari 3% sepanjang tahun berjalan.
Proyeksi Hari Ini
Dengan mempertimbangkan faktor global dan domestik tersebut, Ibrahim memproyeksikan rupiah akan tetap fluktuatif, namun berpeluang ditutup menguat di rentang Rp16.630—Rp16.680 per dolar AS pada perdagangan Selasa (30/9/2025).
Baca Juga:
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa 13 Januari 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Senin 12 Januari 2026, Berisiko Ditutup Melemah terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat 9 Januari 2026, Dipengaruhi Sentimen Global
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Kamis 8 Januari 2026
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 7 Januari 2026 Diperkirakan Melemah