Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 26 Februari 2026
digtara.com - Berdasarkan model makro global dan ekspektasi analis versi Trading Economics, rupiah diperkirakan berada di level Rp16.831,67 per dolar AS pada akhir kuartal ini. Dalam 12 bulan ke depan, rupiah diproyeksikan bergerak ke kisaran Rp16.567,90 per dolar AS.
Baca Juga:
Dalam satu bulan terakhir, nilai tukar rupiah tercatat melemah 0,47 persen. Secara tahunan, rupiah terdepresiasi sekitar 3,06 persen terhadap dolar AS.
Proyeksi Rupiah Akhir Kuartal dan 12 Bulan ke Depan
Namun demikian, Bank Indonesia juga mengisyaratkan adanya ruang pelonggaran lanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, setelah sebelumnya memangkas suku bunga sebesar 150 basis poin sejak September 2024.
Baca Juga:
Dalam laporan Trading Economics disebutkan bahwa otoritas moneter menilai rupiah masih berada dalam kondisi undervalued dan siap melakukan intervensi jika diperlukan. Langkah tersebut didukung oleh cadangan devisa yang dinilai memadai.
Dari sisi moneter, Bank Indonesia menegaskan komitmennya menjaga inflasi tetap dalam kisaran target APBN sekaligus memprioritaskan stabilitas rupiah melalui kebijakan likuiditas yang pro-pasar.
Komitmen Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah
Ketidakpastian arah kebijakan tarif ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi volatilitas nilai tukar rupiah dalam jangka pendek.
Pelaku pasar domestik berharap perjanjian dagang antara AS dan Indonesia yang telah ditandatangani dapat dibatalkan, mengingat tarif 19 persen dinilai lebih tinggi dibanding wacana tarif global 15 persen.
Baca Juga:
Sebelumnya, Indonesia dan Amerika Serikat telah menyepakati penurunan tarif bea masuk atas produk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen. Namun, setelah putusan Mahkamah Agung, Presiden Trump menyatakan akan memberlakukan tarif global baru sebesar 15 persen.
Pasar menyoroti langkah Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan jajaran pemerintah untuk mengkaji implikasi putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang menolak kebijakan tarif Presiden Donald Trump.
Sentimen Tarif AS dan Dampaknya ke Rupiah
Pergerakan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik, terutama terkait dinamika kebijakan perdagangan Amerika Serikat dan respons pemerintah Indonesia.
Mengutip data Bloomberg, rupiah terapresiasi 0,17 persen atau naik 29 poin ke level Rp16.800 per dolar AS. Pada perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup melemah 27 poin ke Rp16.829 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS tercatat melemah 0,13 persen ke posisi 97,71.
Baca Juga:
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menguat pada penutupan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, setelah sempat melemah pada sesi sebelumnya.
Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp18.150 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Bergerak di Kisaran Rp18.000–Rp18.128 per Dolar AS, Pasar Nantikan Data Inflasi AS
Rupiah Diproyeksi Masih Tertekan, Berpotensi Bergerak di Kisaran Rp18.050–Rp18.200 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.950–Rp18.050 per Dolar AS
Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diproyeksikan di Kisaran Rp17.950–Rp18.050 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksikan Bergerak di Kisaran Rp17.950–Rp18.050 per Dolar AS
Satgas PRR Salurkan Lima Ambulans untuk Perkuat Layanan Kesehatan Pascabencana di Sumatera
Pastikan Layanan Publik Profesional, Wakapolda NTT Tinjau Pelayanan Satlantas Polresta Kupang Kota
Belasan Siswa di Rote Ndao Selamat Dalam Kecelakaan Laut Saat Menumpang Kapal Body Batang ke Sekolah
Polda NTT Periksa Empat Terlapor Dugaan Intimidasi Terhadap Dokter Icha
Garena Bagikan Kode Redeem Free Fire Terbaru 14 Juli 2026, Klaim Skin, Loot Crate hingga Emote Gratis
Sampaikan Sejumlah Tuntutan Atas Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PMKRI-DPRD TTU Teken Nota Kesepahaman Bersama
Warga Antri Beli BBM di SPBU Reok-Manggarai, Polisi Turun Tangan