Gercep, Tim Dokter PPIH Daker Bandara Langsung Tangani Ketika Melihat Jemaah Sesak Nafas Saat Tiba di Bandara AMAA
digtara.com - Tim Dokter Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Bandara dari Tugas dan Fungsi (Tusi) Kesehatan mengidentifikasi jemaah yang diduga sesak nafas saat menyambut kedatangan kloter 5 dari embarkasi Jakarta, Minggu (26/4/2026) pukul 01.40 WAS.
Baca Juga:
Dokter PPIH Arab SaudiDaker Bandara, Atika Nithasari, bersama rekan kerjanya mengatakan pihaknya melihat Tjutju Kurniasih, salah satu jemaah haji yang tampak lemas saat keluar dari jalur Fast Track dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
"Sesak seperti ngos-ngosan, dari cara nafasnya kelihatan," ungkapnya.Lantas Atika langsung membawa Tjutju ke mobil ambulance Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) untuk diberikan oksigen dan oksimeter nadi sebagai langkah pertolongan pertama.
Sementara itu, Ferdy Syahbana, putra Tjutju mengaku ia telah melihat ibunya lemas sejak di pesawat.
Baca Juga:
Saat ini, Tjutju Kurniasih telah diberikan penanganan lebih lanjut demi keselamatan dan kelancaran haji tahun 2026. (San).
MHG Jelaskan Nama-nama Bersejarah Kota Madinah dan Tempat Utama yang Perlu Diketahui Jemaah Haji
135.367 Jemaah Bayar Dam Lewat Adahi, Kemenhaj Dapat Penghargaan dari Yayasan Waqaf Al-Musha
Kerugian Capai Milyaran, Kemenhaj Tindak Tegas Oknum KBIHU Nakal
Oknum KBIHU Tipu Badal Haji dan Dam Hingga Milyaran, Wamenhaj Dahnil Siap Tertibkan
47.012 Jemaah Telah Kembali, Menhaj Matangkan Perbaikan Layanan Haji Tahun Depan
Jemaah Gelombang Kedua Mulai Bergerak ke Madinah, Kemenhaj Pastikan Kemudahan Ibadah hingga Kepulangan
Netflix Perkenalkan Fitur Video Vertikal dan Game Interaktif untuk Pengguna Asia Pasifik
Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
Satlantas Polres Sumba Timur Tertibkan Penggunaan Knalpot Racing
Kapolda NTT Salurkan Perlengkapan Sekolah Bagi Siswa di Pedalaman Kabupaten TTS
Sumba Timur Bebas Narkoba, Siswa SMA Negeri 2 Waingapu Dibekali Soal Bahaya Narkoba
Tikam Istri Hingga Tewas, Pria di Sabu Raijua Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS