424 PPIH Kloter Ikuti Diklat di Asrama Haji Donohudan Solo, Saiful Mujab Minta Utamakan Tugas Pelayanan Dibandingkan Ibadah Pribadi
digtara.com - Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab meminta kepada para petugas mengutamakan tugas pelayanan dibandingkan ibadah pribadi. "Layanilah jemaah haji seperti orang tua sendiri, karena sejatinya kita disini sebagai pelayan," pinta Saiful Mujab saat menjadi narasumber dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter Tahun 1447 H/2026 Mdengan bahasan materi "Penguatan Mental dan Spiritual Petugas" di Asrama Haji Donohudan, Kamis (12/02/2026).
Baca Juga:
- Wahid Su’udi PHD Asal Demak Ungkap Pelayanan Haji 2026 Memiliki Tantangan yang Lebih Kompleks, Sekda Jateng Minta Pelayanan Jadi Prioritas Utama
- Pastikan Pelayanan Kesehatan Haji 2026, Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah
- PPIU Diminta Taat Aturan dalam Penanganan Jemaah Umrah Terdampak Eskalasi Timur Tengah
Dalam kesempatan ini, Saiful Mujab juga mengingatkan agar setiap petugas memiliki sifat amanah, berakhlakul karimah, dan tidak membeda-bedakan jemaah dalam memberikan pelayanan yang efektif serta profesional.
"Mulailah melatih mental spiritual kita, seperti mengendalikan emosi, memahami situasi dan apa yang telah dilatih di diklat PPIH ini bisa diterapkan," ucapnya.
Disampaikan Kakanwil bahwa tujuan utama dari penguatan ini adalah untuk menghasilkan kecerdasan emosi dan spiritual pada diri petugas. Dengan mental yang kuat dan jiwa yang bersih, diharapkan akan muncul rasa toleransi, kesetiakawanan, serta semangat tolong-menolong yang tinggi selama bertugas di tanah suci.
Baca Juga:
"Kita ingin membangun suasana kerja yang nyaman dan kerja sama tim yang solid guna memastikan keberhasilan bersama dalam melayani tamu-tamu Allah," pungkasnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jateng Fitriyanto didampingi Kabag TU Muh. Arif Hanafi dan para Kabid serta Kakankemenhaj Kab./Kota se-Jateng.
Adapun Diklat PPIH Kloter ini diikuti 424 peserta dan berlangsung selama sepuluh hari, mulai dari tanggal 5 hingga 14 Februari 2026. (San).
Wahid Su’udi PHD Asal Demak Ungkap Pelayanan Haji 2026 Memiliki Tantangan yang Lebih Kompleks, Sekda Jateng Minta Pelayanan Jadi Prioritas Utama
Pastikan Pelayanan Kesehatan Haji 2026, Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah
PPIU Diminta Taat Aturan dalam Penanganan Jemaah Umrah Terdampak Eskalasi Timur Tengah
25 Persen Jemaah Haji Indonesia Lansia dan 177 Ribu Risti, Wamenhaj Dahnil Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Haji di Makkah
Haji 2026, Kota Semarang Siap Berangkatkan 1.747 Jemaah, Termuda 15 Tahun dan Tertua 86 Tahun