Seorang Pelajar di Kupang Dianiya Sekelompok Pemuda Lantaran Dituduh Melempari Mobil
digtara.com | KUPANG – GF alias Greg (17), pelajar salah satu SMA di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dianiaya sekelompok pemuda. Akibatnya, warga Jalan Gerbang Madia, Kelapa Lima, Kota Kupang itu mengalami luka cukup serius di dahi, pipi dan sekujur tubuhnya.
Baca Juga:
Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Senin (27/1/2020) dini hari tadi. Korban dianiaya di kantin SD Negeri Kelapa Lima, Jalan Gerbang Madya, Kota Kupang.
Korban mengaku saat itu ia sedang tidur di kantin SD Negeri Kelapa Lima. Tiba-tiba pelaku Fery Ufi dan belasan temannya datang dan membangunkan korban.
Sesaat setelah terbangun, korban langsung dipukuli. Ia lalu diseret sejauh 200 meter sambil diteriaki sebagai pelempar mobil milik Fery.
Korban sempat mencoba membela diri dengan menyebut dirinya tak melempari mobil Fery. Namun Fery dan rekan-rekannya tak menggubris dan terus mengeroyok korban.
Selanjutnya korban dibawa oleh Fery Ufi dengan menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, Fery Ufi menawarkan untuk menyelesaikan secara damai.
Korban kemudian dibawa kembali kerumahnya namun para pelaku langsung pergi dan tidak ada penyelesaian.
“Atas peristiwa tersebut korban dan keluarga datang dan melapor di polsek Kelapa Lima,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kelapa Lima, Ipda Dominggus Duran.
Korban, lanjut Dominggus, masih mengenali para pelaku. Itu karena sejumlah pelaku berdomisili dekat rumah korban. Ada pula pelaku yang masih satu sekolah dengan korban. Namun korban tak mengetahui secara pasti nama-nama pelaku.
“Korban sudah menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Ully Kupang. Saat ini Polisi masih mencari dan mengidentifikasi para pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,â€tandas Dominggus.
[AS]
Tuntaskan Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan, Polres Sumba Barat Limpahkan Empat Tersangka ke JPU
Korban Masih Sekarat, Keluarga Korban Pengeroyokan di Kabupaten TTU Gelar Ritual Adat
Begini Penjelasan Polres TTU Terkait Penganiayaan dan Pengeroyokan Tiga Warga
Dituduh Mencuri, Tiga Warga di Kabupaten TTU Dikeroyok Masyarakat Desa Tetangga
Mengaku Dikeroyok Saat Antar Makanan, Lurah Tode Kiser Buat Laporan Polisi ke Polda NTT