Selasa, 28 April 2026

Tanah Longsor Sumut 24 April 2026, Akses Jalan Nias Selatan dan Tapanuli Utara Terganggu

Arie - Jumat, 24 April 2026 14:55 WIB
Tanah Longsor Sumut 24 April 2026, Akses Jalan Nias Selatan dan Tapanuli Utara Terganggu
suara.com
Longsor menutup badan jalan lintas nasional Tarutung-Sipirok Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

digtara.com -Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Sumatera Utara pada Kamis, 23 April 2026. Peristiwa ini melanda dua daerah sekaligus, yakni Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Tapanuli Utara, yang menyebabkan gangguan pada akses jalan vital masyarakat.

Baca Juga:

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara, longsor terjadi di Kecamatan Fanayama dan Kecamatan Simangumban.

Akses Jalan Terganggu hingga Terputus

Dampak longsor cukup signifikan, terutama terhadap infrastruktur jalan. Di Nias Selatan, akses menuju Jalan Sorake sempat terdampak material longsoran. Sementara di Tapanuli Utara, jalan nasional Tarutung–Sipirok dilaporkan terputus sepanjang kurang lebih 15 meter.

Baca Juga:
Kondisi ini sempat menghambat mobilitas warga dan distribusi logistik di kedua wilayah tersebut.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut.

"Berdasarkan laporan, korban luka maupun korban meninggal dunia dan pengungsi nihil," ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Penanganan dan Pembersihan Masih Berlangsung

Pemerintah daerah bersama BPBD dan instansi terkait telah melakukan berbagai langkah penanganan di lokasi terdampak, termasuk pembersihan material longsor dan pemulihan akses jalan.

Saat ini, kondisi di Nias Selatan dilaporkan sudah kembali bisa dilalui. Sementara itu, di Tapanuli Utara proses pembersihan masih terus dilakukan agar akses jalan nasional dapat segera normal kembali.

Baca Juga:
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Wilayah perbukitan dan jalur rawan longsor di Sumatera Utara diharapkan tetap siaga, khususnya saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur dalam waktu lama.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

Stok Beras Bulog Sumut Aman 4 Bulan, Capai 61.000 Ton untuk Jaga Ketahanan Pangan

Stok Beras Bulog Sumut Aman 4 Bulan, Capai 61.000 Ton untuk Jaga Ketahanan Pangan

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Ramadan 1447 H, Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Ramadan 1447 H, Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

Libur Panjang Imlek 2026, 26.886 Tiket Kereta Api di Sumatera Utara Sudah Terjual

Libur Panjang Imlek 2026, 26.886 Tiket Kereta Api di Sumatera Utara Sudah Terjual

Cuaca Ekstrem, Pencarian Korban Tanah Longsor Secara Manual di Manggarai Timur Dilakukan Secara Manual

Cuaca Ekstrem, Pencarian Korban Tanah Longsor Secara Manual di Manggarai Timur Dilakukan Secara Manual

Satu Korban Tertimbun Tanah Longsor di Manggarai Timur Ditemukan

Satu Korban Tertimbun Tanah Longsor di Manggarai Timur Ditemukan

Komentar
Berita Terbaru