Kereta Api Tabrak Minibus di Tebing Tinggi, 8 Orang Tewas dan 1 Kritis
digtara.com -Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Sebuah minibus Avanza ditabrak Kereta Api Penumpang KA Sribilah Utama relasi Rantau Prapat–Medan, mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan satu orang kritis.
Baca Juga:
Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, pada Rabu sore (21/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Minibus Toyota Avanza bernomor polisi BK 1657 ABP yang membawa sembilan penumpang ditabrak saat melintas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Akibat benturan keras, kendaraan tersebut terseret sejauh kurang lebih 500 meter dari titik awal tabrakan.

Baca Juga:
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi untuk dilakukan penanganan medis dan otopsi.
Keterangan Saksi
Salah seorang saksi mata, Imam (35), mengatakan kecelakaan bermula saat minibus melaju dari arah Sungai Sigiling menuju Bagelen.
"Ketika hendak melintasi rel kereta api, secara bersamaan datang KA Sribilah Utama dari arah Rantau Prapat menuju Medan," ujar Imam di lokasi kejadian.
Baca Juga:

"Minibus berisi sembilan orang penumpang. Delapan orang meninggal dunia di tempat, sementara satu orang mengalami luka kritis dan masih dirawat intensif," jelasnya.
Libur Panjang Imlek 2026, 26.886 Tiket Kereta Api di Sumatera Utara Sudah Terjual
Sempat Viral Kasus Penolakan Berobat, Nek Suliyem Warga Tebing Tinggi Meninggal Dunia
Tiket Bisa Dipesan Mulai 25 Januari, KAI Divre I Sumut Sediakan 5.616 Kursi per Hari untuk Mudik Lebaran 2026
Cegah Banjir, Lurah Sri Padang Bersama Warga Gelar Gotong Royong di Lingkungan 5 Tebing Tinggi
KAI Divre I Sumut Siapkan 34.288 Kursi Dukung Mobilitas dan Wisata Libur Isra Mi’raj 2026
Pelayanan Dinilai Buruk, Ketua Fraksi Golkar DPRD Tebing Tinggi Desak Wali Kota Copot Direktur RS Kumpulan Pane
141 Personel Ditpolairud Polda NTT Gelar Tes Urine Massal
Terjebak di Perairan Dangkal, Enam Ekor Paus Pilot Diselamatkan dan Empat Ekor Mati
Guru Besar Ilmu Hukum Islam yang Terkenal dengan Gagasan "Fikih Prasmanan” Prof Musahadi Resmi Jadi Rektor UIN Walisongo Periode 2026-2030
LPA NTT Desak Piche Kota Segera Ditahan, Tolak Narasi "Suka Sama Suka"
Petugas Penyuluh KB di Manggarai-NTT Tewas Tertimpa Pohon Saat Bertugas
34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Maret 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis
Tertibkan Senpi Organik, Ini Sejumlah Temuan Tim Internal Polda NTT