Jumat, 09 Januari 2026

Jatuh Dari Perahu, Bocah di Sabu Raijua Ditemukan Meninggal Dunia

Imanuel Lodja - Senin, 06 Oktober 2025 13:10 WIB
Jatuh Dari Perahu, Bocah di Sabu Raijua Ditemukan Meninggal Dunia
ist
Bocah korban tenggelam di Kabupaten Sabu Raijua dievakuasi pasca ditemukan tenggelam dan meninggal dunia

digtara.com -Seorang bocah berusia 10 tahun di Kabupaten Sabu Raijua, NTT jatuh dari atas perahu saat melaut pada Sabtu (4/10/2025).

Baca Juga:

Kecelakaan di laut ini terjadi saat korban dan kerabatnya mencari ikan di tengah laut di perairan laut Bali, Desa Bodae, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua.

Korban HKL (10) ditemukan pada Sabtu petang dalam keadaan meninggal dunia.

Jenazah pelajar asal Desa Bodae, Kecamatan Sabu Timur ini ditemukan warga di laut sekitar 200 meter dari bibir pantai Desa Bodae, Kecamatan Sabu Timur.

Baca Juga:
Pada Sabtu pagi, Adrianus Dawa (42), warga Desa Bodae, Kecamatan Sabu Timur meminjam sepeda motor milik Ikabod Kaho Ludji, orang tua korban untuk melaut.

Ikabod pun menyuruh dua anaknya, korban dan adiknya Ezra Kaho Ludji (9) untuk ikut serta untuk membantu membuang air dalam perahu.

Adrianus, korban dan Ezra pergi ke perahu menggunakan gabus karena perahu ada di tengah laut.

Adrianus mengemudikan perahu tersebut dan menyuruh korban HKL dan Ezra untuk duduk di bagian belakang dekat kemudi supaya tidak jatuh.

Selang beberapa waktu, ombak menghatam perahu tersebut sehingga air masuk di dalam perahu.

Kemudian disusul ombak kedua yang lebih besar sehingga air masuk dalam perahu dan mesin langsung mati.

Baca Juga:
Adrianus sempat jatuh di laut, lalu naik kembali ke perahu dan berusaha menghidupkan mesin.

Setelah mesin dapat dihidupkan, Adrianus mendengar suara minta tolong dari adik korban (Ezra) yang pada saat itu ikut terjatuh di laut yang jaraknya dengan perahu sekitar 10 meter.

Adrianus mengambil haluan untuk mendekati Ezra dan membantunya naik di perahu

Saat itu, Adrianus baru menyadari dan menanyakan ke Ezra soal keberadaan korban HKL.

Karena korban tidak kelihatan, Adrianus pun sempat mencari dengan berputar di sekitar TKP ombak tersebut sekitar 30 menit.

Karena Ezra terus menangis terus dan minta pulang maka Andreanus langsung mengarahkan perahunya menuju tempat awal.

Baca Juga:
Ia pun ke rumah korban menyampaikan kejadian ini.

Warga sekitar bersama-sama turun ke pantai dan ke laut mencari korban menggunakan perahu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus

Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai

Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun

Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun

Bentrok Pemuda di Malaka-NTT, Satu Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Bentrok Pemuda di Malaka-NTT, Satu Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Komentar
Berita Terbaru