Rabu, 07 Oktober 2026

Rumah Rusak karena Bencana Longsor di Takari Bertambah

Imanuel Lodja - Selasa, 04 Maret 2025 12:00 WIB
Rumah Rusak karena Bencana Longsor di Takari Bertambah
ist
Rumah Rusak karena Bencana Longsor di Takari Bertambah

digtara.com - Bencana tanah longsor yang terjadi di RT 001/RW 001, Kelurahan Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berkembang.

Baca Juga:

Hingga Senin, 3 Maret 2025, jumlah rumah yang terdampak meningkat menjadi empat unit.

Sementara lima rumah lainnya berisiko mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah yang masih berlangsung.

Rumah yang mengalami kerusakan akibat tanah longsor adalah rumah milik Anika Wadu Nawa, Adam Tapatap, Wasty Tapatap dan Selfina Tapatab.

Sedangkan rumah yang berpotensi terkena dampak tanah longsor adalah rumah milik Marthen Tapatab, Stefanus Tapatab,Marta Tapatab dan rumah milik Akab Tapatab serta rumah milik Lasarus Tapatab

Akibat kejadian ini, sebanyak 33 kepala keluarga (KK) atau sekitar 150 jiwa yang terdiri dari lansia, orang dewasa, anak-anak, dan balita, saat ini mengungsi di aula Kantor Kecamatan Takari.

Dinas Sosial Kabupaten Kupang juga telah menyalurkan bantuan berupa makanan tiga kali sehari, yang dikelola oleh salah satu warga setempat.

Selain itu, pengungsi juga menerima bantuan berupa 25 kasur lipat serta satu unit toilet portable yang sudah tersedia di lokasi pengungsian, meskipun belum digunakan.

Bantuan lain yang telah dikirimkan oleh Dinas Sosial termasuk makanan cepat saji sebanyak 10 dus (100 bungkus), yang hingga kini masih menunggu petunjuk lebih lanjut untuk pendistribusiannya.

Kapolsek Takari, Ipda Fardan Adi Nugroho beserta anggota Polsek Takari mengunjungi lokasi pengungsian untuk menyalurkan bantuan makanan siang dari Dinas Sosial Kabupaten Kupang pada Senin (3/3/2025) siang.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kupang, Paulus Liu, bersama stafnya untuk meninjau langsung kondisi para pengungsi.

Selain bantuan logistik, pengungsi juga mendapatkan layanan kesehatan dari Kepala Puskesmas Takari dan tenaga kesehatan setempat.

Para pengungsi yang mengalami keluhan kesehatan dapat langsung memeriksakan diri di lokasi pengungsian.

Situasi masih terus dipantau oleh pihak berwenang untuk memastikan keselamatan warga dan mengantisipasi dampak lebih lanjut dari tanah longsor ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Komentar
Berita Terbaru