Pemilik Belasan Paket Narkoba Loncat dari Sepeda Motor saat Diamankan Polisi, Begini Nasibnya Kini
"Pelaku berusaha melawan petugas dan langsung melompat dari sepeda motor sehingga terjatuh kepalanya terbentur di aspal dan tidak sadarkan diri," urai Kapolres.
Baca Juga:
Anggota langsung membawa pelaku ke Puskesamas terdekat untuk penanganan medis dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Larantuka karena kondisi kritis.
Setelah mendapat penanganan medis di RSUD Larantuka atau sekitar pukul 17.45 wita, pelaku dinyatakan meninggal dunia.
Polisi pun menghubungi pihak keluarga pelaku.
Minggu (10/3/2024) subuh sekitar pukul 01.30 Wita, sekitar 100 orang rombongan keluarga pelaku berangkat dari Polsek Adonara Timur ke pelabuhan Tobilota menggunakan 4 mobil pickup dan 20 unit sepeda motoelr dikawal mobil patroli Polsek Adonara Timur menyeberang ke Larantuka menggunakan kapal.
40 orang perwakilan keluarga pelaku mendatangi Mako Polres Flores Timur dan diberikan penjelasan tentang kronologis penangkapan pelaku terkait jaringan Narkotika jenis shabu.
Keluarga pelaku memahami serta menerima kematian pelaku akibat melompat dari sepeda motor yang mengakibatkan kepala terbentur aspal.
Hal ini diperkuat dengan penjelasan GA selaku saksi yang ada di lokasi kejadian saat penangkapan dan saat dalam perjalanan ketika pelaku melompat dari sepeda motor.
Dokter RSUD Larantuka pun memberikan penjelasan kepada keluarga pelaku serta memberikan kesempatan kepada pihak keluarga untuk melihat langsung kondisi jenazah pelaku.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan dari petugas medis di RSUD Larantuka bahwa pelaku meninggal dunia dan diterima pihak keluarga," tambah Kapolres.
Disisi lain, berdasarkan hasil tes urine diagnosa Narkoba terdapat jenis amphetamine dan methampetamine dan positif).
Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar
Dihantam Angin dan Gelombang, Perahu Ikan Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai
Pengrusakan Puluhan Rumah Dan Kendaraan di Amanuban Selatan-TTS Dipicu Balas Dendam
Dibangun Sejak Januari 2026, Polres Kupang Kini Punya Ruangan Pelayanan PPA dan PPO
Puluhan Rumah di Amanuban Selatan-TTS Dirusaki, Kapolres Imbau Warga Tahan Diri