Senin, 25 Mei 2026

Lagi Tidur, Lantai Kamar Amblas karena Tanah Longsor

Imanuel Lodja - Kamis, 05 Januari 2023 09:26 WIB
Lagi Tidur, Lantai Kamar Amblas karena Tanah Longsor

digtara.com – Kejadian naas dialami sebuah keluarga di RT/RW, 006/002, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (NTT), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:

Satu keluarga yang tinggal di bantaran Kali/sungai Tauf ini mengalami musibah tanah longsor ketika sedang tertidur lelap pada Selasa (3/1/2023) subuh sekitar pukul 03.00 Wita.

Lantai kamar yang ditempati Ferdinan Opat bersama isteri dan 4 orang anaknya ini tiba-tiba amblas ketika keluarga ini sedang tertidur didalam kamar.

kejadian ini diakui Ferdinan Opat bermula ketika ia sedang tidur bersama isteri dan 2 orang anaknya.

Baca: NTT Masih Zona Hijau PMK, ini Cara Pengawasan oleh Balai Karantina Pertanian Kupang

Saat sedang terlelap dalam tidur, Ferdinan mendengar ada suara yang berteriak sebanyak tiga kali agar segera bangun.
Karena kaget, ia bangun dari tempat tidur.

Ferdinan kemudian mengevakuasi 2 orang anaknya dari tempat tidur.

Isteri korban yang sedang berada di tempat tidur tidak berhasil dievakuasi sehingga sempat terjatuh bersama tempat tidur bersamaan dengan lantai kamar yang amblas tersebut.

Dikatakan Ferdinan, lantai kamar yang amblas tersebut diduga disebabkan oleh air yang mengalir di saluran yang tepat berada di pinggir kamar itu mengikis tanah di bagian bawah kamar itu.

“Air yang mengalir di selokan ini kita tidak bisa tidur. Karena bunyi keras,” ujarnya, Kamis (5/1/2023).

Ferdinan minta perhatian pemerintah atas musibah yang dialaminya.

Ia berharap pemerintah membangun bronjong di bantaran kali/sungai di pinggir jembatan tersebut serta pembangunan fondasi dan lantai kamar itu.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Maubeli, Bripka Andi Panie mengatakan, dirinya menerima informasi perihal peristiwa tersebut dari Ketua RT 006.

Untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa susulan, Bripka Andie bersama warga sekitar berinisiatif memasang tiang penyangga pada lokasi tanah longsor tersebut.

“Kami pasang tiang penyangga untuk bisa menahan tembok yang masih tergantung,” ungkapnya.

Dikatakan Bripka Andie, salah satu faktor tanah longsor di lokasi tersebut disebabkan oleh debit air tinggi yang mengalir dari dua titik lalu bermuara pada selokan yang berada tepat di belakang kamar tersebut menggerus pondasi dan tanah sekitar bangunan itu.

Ia menambahkan, secara khusus untuk Cekdam yang berada di sekitar wilayah Dalehi agar bisa dikeruk sehingga dapat menampung debit air yang masuk ke Cekdam itu.

Berdasarkan pengalaman beberapa waktu terakhir, banjir yang terjadi di sekitar wilayah ini disebabkan oleh air yang meluap dari Cekdam yang tidak berfungsi di belakang pemukiman warga.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Lagi Tidur, Lantai Kamar Amblas karena Tanah Longsor

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
NTT
Berita Terkait
Manfaatkan Hari Libur, Kakanwil Ditjenpas NTT Pantau Pembangunan Dapur MBG di Lapas Waingapu

Manfaatkan Hari Libur, Kakanwil Ditjenpas NTT Pantau Pembangunan Dapur MBG di Lapas Waingapu

Kakanwil Ditjenpas NTT Pastikan Stabilitas Keamanan dan Pembinaan di Lapas Waingapu

Kakanwil Ditjenpas NTT Pastikan Stabilitas Keamanan dan Pembinaan di Lapas Waingapu

Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata

Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata

Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT

Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT

Niat Bercanda, Mahasiswa di Sumba Barat Daya Tewas Ditembak Rekan Dengan Senapan Angin

Niat Bercanda, Mahasiswa di Sumba Barat Daya Tewas Ditembak Rekan Dengan Senapan Angin

Pembinaan Berdampak Nyata, WBP Olah Lahan Tandus Hingga Panen 10 Ton Jagung

Pembinaan Berdampak Nyata, WBP Olah Lahan Tandus Hingga Panen 10 Ton Jagung

Komentar
Berita Terbaru