Selasa, 28 April 2026

Ratusan Wisman Kunjungi Sonaf Baun Amarasi

Imanuel Lodja - Jumat, 11 Juli 2025 13:20 WIB
Ratusan Wisman Kunjungi Sonaf Baun Amarasi
ist
Ratusan Wisman Kunjungi Sonaf Baun Amarasi

digtara.com -200 orang wisatawan mancanegara (Wisman) dari Amerika Serikat, Belanda, Jerman, dan Selandia Baru mengunjungi Istana Kerajaan (Sonaf) Baun dan SMPN 2 Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT.

Baca Juga:

Kunjungan dalam rangkaian tur budaya di Kabupaten Kupang ini dilakukan pada Kamis (10/7/2025).

Kunjungan ratusan Wisman ini mendapat pengamanan dari Polsek Amarasi dipimpin Kapolsek Amarasi, AKP Jemmy O. Sigakole.

Rombongan tiba pada pukul 09.17 Wita di SMPN 2 Amarasi Barat dan kemudian diarahkan menuju istana Sonaf Baun yang terletak di RT 008/RW 004, Kelurahan Teunbaun, Kecamatan Amarasi Barat.

Kedatangan ratusan Wisman ini disambut secara adat oleh Raja Baun, Yesaya Robert Maurits Koroh, beserta istri dan para tokoh adat setempat.

Dalam rangkaian penyambutan, para wisatawan disambut dengan sapaan Natoni, tarian tradisional, dan suguhan sirih pinang (oko mama) oleh siswa-siswi SMPN 2 Amarasi Barat.

Raja Baun dalam sambutannya memaparkan sejarah panjang kerajaan Baun/Amarasi sebagai salah satu warisan budaya masyarakat Amarasi.

Wisatawan kemudian diajak menyaksikan proses pembuatan kain tenun ikat secara tradisional, yang menjadi daya tarik budaya Amarasi.

Satu jam lebih berada di Sonaf, para wisatawan melanjutkan perjalanan ke SMPN 2 Amarasi Barat dan kembali disambut dengan Natoni serta tarian tradisional.

Di sekolah ini, para wisatawan turut meninjau berbagai aktivitas siswa.

Kegiatan kunjungan diakhiri pukul 11.00 Wita dengan pengawalan dari jajaran Satlantas Polres Kupang dan pengamanan dari personel Polsek Amarasi.

Para wisatawan ke Baun, Amarasi menggunakan 15 unit bus milik Dinas Pariwisata Provinsi NTT.

Dari Baun, wisatawan kemudian menuju Pelabuhan Tenau, Kota Kupang, untuk kembali ke kapal pesiar Silver Cloud.

Kapal kemudian bergeser ke wilayah Pantai Tablolong, tempat kunjungan selanjutnya, di mana wisatawan diturunkan menggunakan sekoci.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Apoteker di Kupang Ditemukan Meninggal Gantung Diri Dalam Apotek

Apoteker di Kupang Ditemukan Meninggal Gantung Diri Dalam Apotek

Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Polres Kupang Beberkan Kronologis Kasus Anak Tembak Mata Temannya Berujung Tewas

Polres Kupang Beberkan Kronologis Kasus Anak Tembak Mata Temannya Berujung Tewas

700 Calon Bintara Polri Tahun 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I

700 Calon Bintara Polri Tahun 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I

Nelayan Oesapa-Kupang Hilang Saat Jatuh dari Perahu Motor di Teluk Kupang

Nelayan Oesapa-Kupang Hilang Saat Jatuh dari Perahu Motor di Teluk Kupang

Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang

Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang

Komentar
Berita Terbaru