Minggu, 18 Januari 2026

Ludahi Polisi Karena Tak Terima Ditegur Saat Berkendara, Pemuda di Kota Kupang Pilih Minta Maaf

Imanuel Lodja - Kamis, 19 Januari 2023 07:30 WIB
Ludahi Polisi Karena Tak Terima Ditegur Saat Berkendara, Pemuda di Kota Kupang Pilih Minta Maaf

digtara.com – Tindakan kurang terpuji ditunjukkan William Lau (20), warga Desa Tualima, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Baca Juga:

Pemuda yang sementara waktu tinggal di kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang ini mengejek dan meludahi anggota polisi yang sedang berjaga di jalan raya, Kamis (19/1/2023) pagi.

Kamis (19/1/2023) pagi sekitar pukul 07.00 Wita, seperti biasa petugas Polsek Maulafa yang bertugas di cabang Kelurahan Fatukoa kota Kupang sedang melaksanakan tugasnya.

Baca: Anak Terduga Pelaku Bom Ikan di Kupang mengaku Ayahnya Dijebak Nelayan Lain

Aparat kepolisian menghentikan kendaraan karena pengendara (William Lau) tidak menggunakan helm.

Petugas hendak memberikan teguran dan pembinaan agar menggunakan helm saat berkendara.

Akan tetapi, William Lau malah mengejek dan meludahi ke arah petugas kepolisian.

Baca: Pemilik Ikut Pesta Nikah ke Kabupaten TTS, Rumah Warga Kupang Ludes Terbakar

Ia tidak terima saat dihentikan petugas. William malah kabur dan melarikan diri dengan sepeda motornya.

Petugas pun mencari William untuk diberikan pembinaan.

Kemudian William langsung diamankan oleh petugas Polsek Maulafa dan dibawa ke Polsek Maulafa.

Di Polsek Maulafa, William diberikan teguran keras dan pembinaan.

Dihadapan polisi, Wiliam menyadari akan kesalahan serta meminta maaf atas perbuatannya kepada petugas kepolisian dan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

William menuangkan permohonan maafnya dengan membuat surat pernyataan dan permintaan maaf.

“Saya meludahi anggota Polsek maulafa yang menegur saya lalu saya melarikan diri. Atas kejadian tersebut saya minta maaf kepada institusi kepolisian Republik Indonesia khususnya anggota Polsek Maulafa. Saya berjanji tidak mengulangi hal yang sama,” tulis William dalam surat pernyataannya.

Kapolsek Maulafa, Kompol Antonius Mengga mengingatkan agar William tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Mantan Kabag Ops Polres Sumba Barat ini pun berpesan agar William dan warga pengendara sepeda motor harus menggunakan helm dan melengkapi kelengkapan kendaraan.

Baca: Lepas dari Pengawasan Orangtua, Balita di Kupang Tewas Dalam Saluran Irigasi

“Usahakan jangan melawan petugas jika melakukan pelanggaran dan harus taat aturan berlalu lintas,” tandas mantan kapolsek Alak ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Ludahi Polisi Karena Tak Terima Ditegur Saat Berkendara, Pemuda di Kota Kupang Pilih Minta Maaf

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
NTT
Berita Terkait
Warga Manggarai Barat Mengaku Ditembak OTK, Polisi Turun Tangan

Warga Manggarai Barat Mengaku Ditembak OTK, Polisi Turun Tangan

Kanwil Ditjenpas NTT Gelar Panen Raya Serentak

Kanwil Ditjenpas NTT Gelar Panen Raya Serentak

Pelaku Kekerasan Seksual Bergeser, Guru dan Aparat Polisi Ikut Terseret

Pelaku Kekerasan Seksual Bergeser, Guru dan Aparat Polisi Ikut Terseret

92 Persen Korban Kekerasan Seksual di NTT adalah Anak

92 Persen Korban Kekerasan Seksual di NTT adalah Anak

56 Persen Laporan Kasus Perempuan dan Anak di Kupang Tak Tertangani

56 Persen Laporan Kasus Perempuan dan Anak di Kupang Tak Tertangani

Tahun 2025, LBH APIK NTT Tangani 62 Kasus Didominasi Kasus Perceraian

Tahun 2025, LBH APIK NTT Tangani 62 Kasus Didominasi Kasus Perceraian

Komentar
Berita Terbaru