Kapal Wisata Tenggelam, Polisi Periksa Kru Kapal
Baca Juga:
Ketiganya langsung dilarikan untuk mendapat perawatan medis setibanya di darat.
"Ketiga korban luka merupakan warga negara asing dan sementara sedang mendapatkan perawatan medis intensif. Kemudian korban yang masih dalam proses pencarian adalah WNI," tutur Iptu Leonardo.
Hasil analisis awal kepolisian menunjukkan cuaca di perairan TNK saat kejadian tergolong teduh tanpa gelombang tinggi.
Namun, karakteristik perairan Tatawa Besar memang memiliki pusaran arus air yang sangat kuat.
Baca Juga:Selain faktor alam, polisi mengidentifikasi adanya potensi kendala pada konstruksi kapal.
KM Feronia memiliki lambung yang relatif pendek dan kecil, tetapi ditopang struktur bangunan kabin yang cukup tinggi. Hal ini membuat kapal menjadi sangat labil saat dihantam pusaran arus kuat.
"Pihak Kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya unsur kelalaian atau human error dari pihak Nahkoda yang kurang memperhitungkan kestabilan konstruksi kapal saat memotong atau melintasi jalur pusaran arus," tegasnya.
Total kerugian material akibat tenggelamnya kapal wisata ini ditaksir mencapai Rp 1 miliar.
Sebagai langkah penegakan hukum, Polres Manggarai Barat telah menerbitkan laporan polisi model A.
Pencarian terhadap Veronica Beatrix Jessica dilanjutkan kembali oleh Tim SAR Gabungan pada Rabu (14/10/2026) pagi.
"Terkait korban yang belum ditemukan, Rabu pagi akan kita lakukan pencarian kembali. Kami akan berusaha semaksimal mungkin bersama unsur SAR terkait untuk menemukan korban dalam keadaan apapun," tutup Iptu Leonardo.
Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran dan Penyelaman Dalam Operasi Hari Kedua Tenggelamnya KM Feronia di Labuan Bajo
Rumah Lansia di Manggarai Barat Terbakar, Polisi Salurkan Bantuan
Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian
Kasus Pungli Kades di Manggarai Barat di SP3 Polisi Dan Dilimpahkan ke Inspektorat
Sertijab Wakapolres Manggarai Barat, AKP Sandy Pratama Putra Gantikan Kompol Martinus Pake