Rabu, 14 Oktober 2026

DPD RI Ajak Mahasiswa Unisvet Berkontribusi untuk Jawa Tengah, Soroti Potensi Maritim dan Pertanian

DPD RI Goes to School: Mengenal DPD Lebih Dekat
Ahsan Fauzi - Rabu, 14 Oktober 2026 13:46 WIB
DPD RI Ajak Mahasiswa Unisvet Berkontribusi untuk Jawa Tengah, Soroti Potensi Maritim dan Pertanian
Humas Unisvet
Rektor Universitas Ivet, Dr. Luluk Elyana, S.Pd.I., M.Si menyerahkan cindera mata kepada Ketua PPUU DPD RI, Dr. Abdul Kholik, S.H., M.Si usai acara DPD RI Goes to School di Kampus Unisvet Semarang

digtara.com - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mengajak mahasiswa Universitas Ivet (Unisvet) Semarang berperan aktif dalam pembangunan daerah, terutama dalam mengembangkan potensi sektor maritim dan pertanian di Jawa Tengah.

Baca Juga:

Ajakan tersebut disampaikan Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI, Dr. Abdul Kholik, S.H., M.Si., dalam kegiatan Sosialisasi dan Seminar Kebangsaan bertajuk DPD RI Goes to School: Mengenal DPD Lebih Dekat di Aula Lantai 3 Gedung A Kampus Unisvet Semarang, Rabu (14/10/2026).

Menurut Abdul Kholik, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan kelembagaan DPD RI sekaligus menyampaikan hasil kerja lembaga perwakilan daerah itu kepada kalangan mahasiswa.

"Hari ini kita DPD Close to Campus dalam rangka mengenalkan kelembagaan DPD sekaligus juga hasil kerja-kerja DPD, terutama tentu untuk konteks Jawa Tengah," ujarnya.

Ia mengapresiasi respons mahasiswa Unisvet yang menunjukkan perhatian terhadap berbagai persoalan kedaerahan, mulai dari pembangunan hingga pengembangan sektor maritim.

Abdul Kholik berharap mahasiswa tidak hanya memahami persoalan daerah, tetapi juga mengambil bagian dalam mencari solusi dan mendorong kemajuan wilayahnya.

Baca Juga:

"Kepada para mahasiswa yang belajar di ilmu kemaritiman maupun ilmu yang lain juga kita dorong untuk bisa memberikan kontribusi kepada daerah dan bisa berkolaborasi dengan DPD RI, baik melalui saluran aspirasi maupun melalui hal-hal lain yang bisa dikolaborasikan," katanya.

DPD RI Dorong Penguatan Sektor Maritim

Dalam dialog bersama mahasiswa, Abdul Kholik menyoroti pentingnya pengembangan potensi maritim Jawa Tengah. Menurutnya, penguatan sektor ini perlu dilakukan melalui peningkatan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, serta pemanfaatan teknologi.

"Kalau maritim tentu berkaitan dengan sumber daya, infrastrukturnya, dan juga penguatan teknologi yang bisa mendukung para pelaku sektor maritim, para nelayan, termasuk juga pengembangan industrinya di sektor maritim," jelasnya.

Ia berharap mahasiswa, khususnya yang menempuh pendidikan di bidang kemaritiman, mampu berkontribusi dalam pengembangan sektor tersebut melalui gagasan, inovasi, maupun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Pengembangan sektor maritim dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi wilayah pesisir Jawa Tengah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor kelautan dan perikanan.

Pertanian Diusulkan Jadi Prioritas Pembangunan

Selain maritim, Abdul Kholik menegaskan bahwa DPD RI juga memberikan perhatian terhadap penguatan sektor pertanian. Pembangunan pertanian, menurutnya, perlu didorong secara berkelanjutan dengan memperhatikan karakteristik setiap wilayah.

Ia mengungkapkan, DPD RI telah mengajukan usulan kepada pemerintah agar sektor pertanian mendapatkan perhatian melalui program yang diarahkan langsung oleh Presiden.

"Kami DPD terus memberi perhatian kepada sektor pertanian. Salah satunya kita mendorong penguatan sektor ini. Bahkan, kami sudah mengajukan kepada pemerintah untuk menjadi program direktif langsung Presiden," ungkapnya.

Baca Juga:

Ia menyebut wilayah selatan Jawa Tengah sebagai salah satu kawasan yang memiliki karakter pertanian kuat. Pengembangan sektor tersebut juga perlu diperluas ke wilayah utara dan timur yang memiliki potensi serupa.

Menurut Abdul Kholik, penguatan pertanian perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah agar potensi yang ada dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

RUU Daerah Kepulauan Masuk Pembahasan Tingkat I

Dalam kesempatan itu, Abdul Kholik juga menjelaskan perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang merupakan salah satu inisiatif DPD RI.

Ia menyampaikan, RUU tersebut telah memasuki pembahasan tingkat I di DPR RI melalui panitia khusus (pansus). Pembahasannya dilakukan bersama DPR RI dan pemerintah untuk memperkuat kebijakan pembangunan di daerah kepulauan.

"RUU Daerah Kepulauan adalah RUU inisiatif DPD RI yang saat ini sudah masuk dalam pembahasan tingkat I di DPR, di pansus. Kami bersama DPR dan pemerintah sedang mengupayakan penyelesaian RUU ini yang nantinya akan memberi perhatian dan juga penguatan kepada kebijakan di daerah-daerah kepulauan," jelasnya.

Menurutnya, daerah kepulauan menghadapi tantangan tersendiri karena kondisi geografis dan keterbatasan sumber daya manusia. Di sisi lain, wilayah tersebut menyimpan potensi besar yang perlu dikembangkan melalui kebijakan yang tepat.

Karena itu, DPD RI mendorong kebijakan afirmatif bagi daerah kepulauan, terutama dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, dan pengembangan skema dana khusus kepulauan.

"Kita akan memperkuat melalui skema kebijakan pembangunan infrastruktur, kemudian layanan publik, dan juga pengembangan skema dana khusus kepulauan yang tujuannya untuk memperkuat dan mempercepat akselerasi pembangunan wilayah kepulauan," katanya.

Abdul Kholik menambahkan, DPD RI bersama pemerintah terus mengupayakan penyelesaian RUU tersebut. Ia menyebut pemerintah ditargetkan menindaklanjuti tahapan pembahasan paling lambat awal November 2026.

Baca Juga:

"Presiden sudah memberi atensi khusus RUU ini untuk bisa segera diselesaikan," tandasnya.

Unisvet Tekankan Pentingnya Literasi Ketatanegaraan

Sementara itu, Rektor Universitas Ivet, Dr. Luluk Elyana, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan kehadiran DPD RI di kampus Unisvet.

Dalam sambutan sekaligus pembukaan acara, ia menegaskan pentingnya literasi politik dan ketatanegaraan bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, agar mampu memahami sistem demokrasi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

"Kami sangat menyambut baik kehadiran DPD RI di kampus Unisvet. Melalui seminar ini, kami berharap para mahasiswa tidak hanya memahami tugas dan fungsi DPD RI secara teoretis, tetapi juga mampu mengasah kritisme, memperluas wawasan kebangsaan, serta tergerak untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan demokrasi di Indonesia," ujar Luluk.

Ia berharap sinergi antara kalangan akademisi dan lembaga negara seperti DPD RI dapat terus terjalin secara berkelanjutan untuk mencetak generasi muda yang unggul, inovatif, dan kontributif.

Kegiatan tersebut menghadirkan Abdul Kholik selaku Ketua PPUU DPD RI dan Tugino, S.H., M.H., pakar Hukum Tata Negara Unisvet, sebagai narasumber. Diskusi interaktif dipandu Gita Mautida Nanda Utami, M.Pd., Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Unisvet, sebagai moderator.

Melalui kegiatan DPD RI Goes to School, mahasiswa diharapkan semakin mengenal peran dan fungsi DPD RI sekaligus memiliki ruang lebih luas untuk menyampaikan aspirasi, bertukar gagasan, dan berkolaborasi dalam pembangunan daerah. (San).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Wamenaker Afriansyah Noor Minta Mahasiswa Tak Hanya Kejar IPK, tetapi Bangun Kompetensi

Wamenaker Afriansyah Noor Minta Mahasiswa Tak Hanya Kejar IPK, tetapi Bangun Kompetensi

Masalah Asmara Mahasiswa di Kupang Berujung ke Laporan Polisi

Masalah Asmara Mahasiswa di Kupang Berujung ke Laporan Polisi

Tiga Mahasiswa di Kupang Dibekuk Polisi Terkait Kasus Pengeroyokan

Tiga Mahasiswa di Kupang Dibekuk Polisi Terkait Kasus Pengeroyokan

Kabur ke Kabupaten Tetangga, Mahasiswa Pelaku Pencuriaan Dengan Pemberatan di Malaka Diamankan di Kabupaten TTU

Kabur ke Kabupaten Tetangga, Mahasiswa Pelaku Pencuriaan Dengan Pemberatan di Malaka Diamankan di Kabupaten TTU

Orang Tua Dokter Icha Mengadu ke DPD RI Terkait Proses Hukum

Orang Tua Dokter Icha Mengadu ke DPD RI Terkait Proses Hukum

Mahasiswa di Kabupaten Ngada Curi Sepeda Motor dan Gadaikan ke Pengepul Besi Tua

Mahasiswa di Kabupaten Ngada Curi Sepeda Motor dan Gadaikan ke Pengepul Besi Tua

Komentar
Berita Terbaru