Minggu, 11 Oktober 2026

Sempat Utarakan Niat Menikah Lagi Pada Istrinya, Pria di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Imanuel Lodja - Minggu, 11 Oktober 2026 17:50 WIB
Sempat Utarakan Niat Menikah Lagi Pada Istrinya, Pria di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri
ist
Sempat Utarakan Niat Menikah Lagi Pada Istrinya, Pria di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

digtara.com -A (49), seorang pria di Kabupaten Sikka, NTT ditemukan meninggal dengan kondisi gantung diri di rumahnya di Dusun Warami, Desa Masebewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, NTT pada Sabtu (10/10/2026).

Baca Juga:

Korban sempat dibawa keluarga ke Puskesmas Wolofeo, Kabupaten Sikka untuk mendapatkan pertolongan medis, namun sesuai hasil pemeriksaan medis, korban ternyata sudah meninggal dunia sebelum dibawa ke Puskesmas.

Informasi awal menyebutkan kalau sehari sebelumnya atau pada Jumat (9/10/2026), korban sempat meminta izin kepada istrinya agar bisa menikah lagi.

Namun saat itu sang istri tidak setuju dengan keinginan dan permintaan korban. Usai percakapan tersebut, istri korban masuk ke kamar untuk beristirahat. Beberapa saat kemudian, korban juga masuk ke kamar dan tidur.

Sabtu pagi sekitar pukul 05.30 Wita, istri korban bangun tidur dan keluar dari kamar. Ketika berada di ruang keluarga, ia mendapati suaminya dalam kondisi tergantung.

Istri korban kemudian segera menyampaikan kejadian itu kepada anaknya, yang saat itu menginap di rumah seorang teman dengan jarak sekitar 25 meter dari rumah keluarga.

Baca Juga:
Setelah menerima kabar dari ibunya, anak dari korban pulang ke rumah dan ia mendapati ayahnya dalam kondisi tergantung menggunakan tali nilon.

Dalam keadaan panik, ia bersama keluarga berusaha memberikan pertolongan, kemudian membawa korban ke Puskesmas Wolofeo dengan harapan korban masih dapat diselamatkan.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Tim medis Puskesmas Wolofeo melakukan pemeriksaan dan menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia sebelum tiba di Puskesmas.

Peristiwa tersebut segera mendapat penanganan aparat kepolisian setelah informasi disampaikan masyarakat kepada regu piket Polsek Paga pada Sabtu pagi.

Peristiwa ini kemudian ditangani oleh personel Polsek Paga dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), menghimpun keterangan para saksi, hingga berkoordinasi dengan tenaga medis dan pihak keluarga.

Dalam laporan awal, istri korban menerangkan bahwa belakangan ini korban beberapa kali menyampaikan keinginannya untuk menikah lagi.

Keterangan serupa juga disampaikan anak korban, yang menyebut bahwa ayahnya sering membicarakan keinginan tersebut kepada ibunya.

Keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta menolak pelaksanaan autopsi dan proses hukum lebih lanjut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Siswa SMK di Alor-NTT Tewas Terkena Panah Saudara Sepupunya

Siswa SMK di Alor-NTT Tewas Terkena Panah Saudara Sepupunya

Curi di Lasiana-Kota Kupang, Diamankan di Kupang Tengah-Kabupaten Kupang

Curi di Lasiana-Kota Kupang, Diamankan di Kupang Tengah-Kabupaten Kupang

Siswa Dua Sekolah Menengah di Alak-Kupang Tawuran, Polisi Fasilitasi Penyelesaian Secara Damai

Siswa Dua Sekolah Menengah di Alak-Kupang Tawuran, Polisi Fasilitasi Penyelesaian Secara Damai

Rampas Perhiasan Warga Saat Pulang Gereja, Dua Pemuda di Kota Kupang Segera Disidangkan

Rampas Perhiasan Warga Saat Pulang Gereja, Dua Pemuda di Kota Kupang Segera Disidangkan

Lansia di Takari-Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Hutan Dalam Kondisi Tubuh Tidak Utuh

Lansia di Takari-Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Hutan Dalam Kondisi Tubuh Tidak Utuh

Ratusan Lembar Kawat Bronjong Digelapkan, Polres Malaka Tangkap Dua Pelaku di Takari-Kupang

Ratusan Lembar Kawat Bronjong Digelapkan, Polres Malaka Tangkap Dua Pelaku di Takari-Kupang

Komentar
Berita Terbaru