Siswa Dua Sekolah Menengah di Alak-Kupang Tawuran, Polisi Fasilitasi Penyelesaian Secara Damai
digtara.com -Siswa UPTD SMP Negeri 14 Kupang dan MTs Negeri Kupang di wilayah Kecamatan Alak, Kota Kupang terlibat tawuran beberapa hari terakhir.
Baca Juga:
Bhabinkamtibmas Kelurahan Penkase Oeleta, Polsek Alak, Polresta Kupang Kota, Aipda Agus Mampu kemudian memfasilitasi mediasi antara siswa yang terlibat tawuran tersebut.
Kegiatan mediasi tersebut berlangsung pada Jumat (9/10/2026) pagi di MTs Negeri Kupang.
Mediasi ini berawal menindaklanjuti informasi Kepala Sekolah UPTD SMP Negeri 14 Kupang mengenai perselisihan antar siswa yang berujung tawuran.
Aipda Agus Mampu bersama kepala sekolah dan sejumlah guru mendatangi MTs Negeri Kupang untuk mempertemukan para siswa yang terlibat, serta mencari solusi melalui dialog dan komunikasi yang baik.
Baca Juga:Dalam pertemuan kekeluargaan ini, kedua pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan persoalan dan saling memahami agar perselisihan tidak berlanjut.
Melalui dialog tersebut, para siswa sepakat mengakhiri pertikaian secara damai. Meski demikian, siswa yang terlibat tetap menerima sanksi internal sesuai ketentuan masing-masing sekolah sebagai bentuk pembinaan dan tanggung jawab atas perbuatannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu mengendalikan emosi, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan persaudaraan dalam menyelesaikan setiap persoalan. Sebab, masa depan generasi muda lebih berharga daripada pertikaian sesaat.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai, dan bebas dari aksi tawuran," ujar Kapolsek Alak.
Unggahan di Media Sosial Picu Konflik Warga di Kolhua-Kupang
Rampas Perhiasan Warga Saat Pulang Gereja, Dua Pemuda di Kota Kupang Segera Disidangkan
Lansia di Takari-Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Hutan Dalam Kondisi Tubuh Tidak Utuh
Ratusan Lembar Kawat Bronjong Digelapkan, Polres Malaka Tangkap Dua Pelaku di Takari-Kupang
Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor