Polres Kupang Limpahkan Kasus Pembuangan Bayi di Amarasi ke Polda NTT
Baca Juga:
Jasad bayi ditemukan warga sudah dalam keadaan rusak dan tidak utuh karena sebagian bagian tubuh bayi sudah dimangsa binatang.
Penemuan jasad bayi perempuan ini awalnya dilaporkan Thomas Mnir, warga Desa Oesena, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang kepada polisi di Polsek Amarasi pada Senin siang yang menemukan jasad bagi perempuan tersebut di sekitar pemukiman warga.
Berdasarkan informasi awal di lokasi, jenazah bayi ditemukan dalam kondisi telah mengalami kerusakan pada beberapa bagian tubuh yang diduga akibat aktivitas hewan.
Di sekitar lokasi juga ditemukan bekas lubang yang diduga berkaitan dengan keberadaan jenazah, tepatnya di belakang rumah warga dengan jarak kurang lebih 100 meter dari lokasi penemuan.
Baca Juga:Jasad bayi ini rupanya pertama kali ditemukan oleh Gerson Mnir (60), seorang petani yang juga warga Dusun I, Desa Oesena, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang.
Polisi kemudian mengamankan TKP, melakukan pengumpulan bahan keterangan (baket), menghadirkan tenaga medis dari Puskesmas Oekabiti serta berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Kupang untuk proses identifikasi.
Anggota Buser Gadungan Diamankan Polisi Karena Aniaya Warga
Wakapolda NTT Tegaskan Sinergitas TNI-Polri untuk Jaga Keutuhan NKRI
Kapolda NTT dan Sejumlah Perwira Tinggi Polri Dimutasi
Kapolsek Alak Berganti, Kapolresta Kupang Kota Ingatkan Soal Amanah Tugas Dan Kepentingan Masyarakat
Delapan Anggota Polda NTT Jadi Anggota Tim Misi Perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah