Sempat Viral di Tiktok, Keributan Siswa di Sulamu-Kupang Didamaikan Kapolsek
Baca Juga:
"Tindakan kekerasan di lingkungan luar sekolah tidak hanya merusak masa depan pelaku, tetapi juga berpotensi masuk ke ranah hukum pidana jika menimbulkan cedera serius atau kerugian fisik," ujar Kapolsek.
Kapolsek meminta pihak sekolah dan para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama saat jam pulang sekolah.
Dengan adanya mediasi tersebut, persoalan keributan siswa SMA Swasta Efata Sulamu yang terjadi di persawahan Oeteta telah ditangani oleh Polsek Sulamu dan diselesaikan secara damai.
Polsek Sulamu juga mengimbau seluruh siswa untuk tidak mudah terprovokasi, menjaga pergaulan, serta menggunakan media sosial secara bijak.
Baca Juga:Setiap persoalan yang muncul di lingkungan pelajar diharapkan dapat segera dikomunikasikan kepada guru, orang tua maupun pihak kepolisian sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi konflik.
Orang tua dari kedua belah pihak menyampaikan rasa penyesalan yang mendalam atas tindakan anak-anak mereka yang telah memicu keributan dan mengganggu ketertiban umum di wilayah persawahan Oeteta.
Mereka menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak sekolah (SMA Swasta Efata) dan aparat keamanan,
Orang tua berjanji akan lebih ketat dalam mengawasi pergaulan, perilaku, dan aktivitas anak-anak mereka di luar jam sekolah agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Hakim PN Kupang Tolak Praperadilan Tiga Tersangka Kasus Dokter Icha
Warga di Amfoang-Kupang Swadaya Bangun Pos Polisi
Belasan Siswa SMK Kencana Sakti Kupang Pusing dan Mual Usai Santap Menu MBG
Selisih Paham Soal Hutang Berujung Pidana Diselesaikan Secara Damai
Enam Desa di China Ubah Popularitas Viral Jadi Peluang Ekonomi Bersama